Minggu 20 September 2020, 15:15 WIB

Ini yang Terjadi jika Bumi Tanpa Bulan

Mediaindonesia.com | Humaniora
Ini yang Terjadi jika Bumi Tanpa Bulan

Ilustrasi
Gravitasi bulan dan matahari yang mempengaruhi pasang surut air laut di bumi juga berperan dalam kehidupan manusia.

 

"KESETIAAN" bulan mengelilingi bumi membuat bumi menjadi lebih stabil ketika berotasi, kata Direktur Observatorium Bosscha, Lembang, Jawa Barat Premana Wardayanti Premadi.

Peran bulan dalam membantu menjaga kestabilan bumi saat berotasi berdampak besar terhadap kehidupan manusia.

Baca juga: Mahasiswa Pelototi Dana Penanggulangan Pandemi

"Dengan gravitasi bumi yang tidak seragam --ada gunung hingga samudera dalam-- bumi akan rentan untuk wobbling di dalam berotasi," kata Premana, akrab disapa Nana, di webinar bersama Komunitas Tintin Indonesia, Minggu (20/9).

Jika bumi tidak stabil saat berputar, manusia dan makhluk yang tinggal di sana akan sulit beradaptasi. Sebab, tidak ada keteraturan yang terjaga seperti musim yang akan lebih acak. 

Dosen Program Studi Astronomi Institut Teknologi Bandung (ITB) juga bicara tentang dampak bulan terhadap bumi dan seisinya.

Gravitasi bulan dan matahari yang mempengaruhi pasang surut air laut di bumi juga berperan dalam kehidupan manusia. Posisi bulan terhadap bumi akan mempengaruhi pasang dan surut air laut, sebuah pola alam yang jadi patokan aktivitas makhluk hidup.

"Misalnya ada penyu yang bertelur pas purnama, telur dibawa lagi ke laut pas saat yang betul-betul memakai ritme pasang surut ini. Para pelaut juga tahu betul ini (pasang surut air laut)," ujar ilmuwan yang namanya diabadikan sebagai nama asteroid, Asteroid 12937 Premadi.

Di tempat yang belum terjangkau listrik, bulan adalah sumber penerangan untuk aktivitas di luar ruangan pada malam hari.

Baca juga: Alokasi Dana Desa Naik, Akurasi Data Desa Harus Ditingkatkan

Tanpa bulan, manusia bisa jadi hanya mengenal hari dan tahun karena satelit alami bumi ini berfungsi juga sebagai penala waktu.

"Bulan (month) jadi penala waktu yang lebih besar dari hari, tapi lebih kecil dari tahun. Bisa dipakai di kalender Masehi dan Hijriah. Penting untuk aktivitas manusia," katanya. (Ant/OL-6)

Baca Juga

Ist

Berbahasa yang Benar dan Beretika di Ruang Digital

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 20 September 2021, 20:45 WIB
Kemenkominfo terus menggenjot pelaksanaan pelatihan literasi digital nasional dengan menggelar webinar secara serentak di seluruh...
ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho

Anak-anak sudah Diperbolehkan Masuk Mal

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 20 September 2021, 20:03 WIB
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta, dalam uji coba kali ini, ada pengawasan dan...
AFP/Norberto Duarte.

Pfizer Uji Coba Vaksin Covid-19 ke Bayi Umur 6 Bulan-5 Tahun

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 20 September 2021, 20:00 WIB
Hingga kini 4.500 anak berusia enam bulan hingga 11 tahun telah terdaftar dalam uji coba Pfizer-BioNTech di AS, Finlandia, Polandia, dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Bendungan Rakyat

\PEMERINTAH berkomitmen meningkatkan produktivitas hasil pertanian di Tanah Air.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya