Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Jaga Imunitas Tubuh Harus Dimulai dari Keluarga dan Rumah Tinggal

Mediaindonesia.com
21/8/2020 11:35
Jaga Imunitas Tubuh Harus Dimulai dari Keluarga dan Rumah Tinggal
Tempat tinggal, entah itu rumah tapak, rusun, ataupun apartemen harus sehat dan nyaman bagi penghuninya.(ANTARA/Indrianto Eko Suwarso )

DI  masa  pandemi covid-19  saat  ini,  menjalankan  protokol  kesehatan dengan  ketat  serta tinggal di lingkungan  dan  hunian  sehat  menjadi  solusi  terbaik  bagi  masyarakat. Rumah terbukti menjadi tempat teraman dan ternyaman di tengah-tengah eskalasi penyebaran  virus yang  sudah menjadi pandemi global itu.

Dijelaskan Pendiri dan Chief   Executive Officer PT Intiland Development Tbk, Hendro S Gondokusumo, dalam acara  Webinar  Hidup  Sehat:  Jantung  Sehat &  Covid-19: The  Dos and The Don’ts, sejatinya konsep rumah tidak  sebatas  bangunan  fisik. "Rumah  adalah  benteng' new  normal, tempat kita mengisi  kembali  energi  dan  menjernihkan  pikiran  setelah  bekerja, serta menjadi  tempat  berlindung terbaik bagi keluarga," kata Hendro.

Baca juga: Pekerja Dukung Kebijakan WFH untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Untuk itu pihaknya sebagai pengembang  properti senantiasa berusaha menghadirkan hunian,  baik  rumah tapak maupun  apartemen  yang nyaman  sebagai  tempat  tinggal dan  tetap menunjang  produktivitas.  Saat  sebagian  besar masyarakat harus menghabiskan  waktu  di rumah  untuk  bekerja atau work  from  home,  maka  pemilihan lokasi, kondisi lingkungan,  dan  fasilitas pendukung menjadi faktor krusial.

Pendapat senada disampaikan ahli  kardiologi  dari  Mount  Elizabeth  Novena  Hospital Singapura dr. Nikolas Wanahita yang memaparkan poin-poin  terkait pola penularan covid-19 dan risiko utama yang harus dihadapi masyarakat. Pentingnya menjaga protokol kesehatan secara ketat dengan menjalankan langkah-langkah preventif, seperti  penggunaan  masker  dan  menjaga  jarak  adalah  cara  termudah  untuk  melindungi  diri  dan keluarga di masa pandemi.

“Covid-19  memang  menyerang  organ pernapasan,  tetapi  tetap  berbahaya  bagi  penderita  penyakit jantung  atau  kelainan  jantung.  Dari  sejumlah  kejadian,  terbukti  pasien  covid-19  yang  mengidap penyakit    jantung    meninggal    karena    imunitasnya    berkembang    tidak    terkontrol    dan    berbalik menyerang organ jantung.  Ini fakta yang berbahaya dan perlu diketahui oleh para penderita penyakit kardiovaskular,” tegas Nikolas.

Menanggapi   keterkaitan   antara pandemi covid-19   dengan   pola   hidup   sehat, Hendro   kembalimenegaskanpentingnya   faktor   lingkungan   dan   hunian   sehat   sebagai   wahana   efektif   untuk berlindung.    Khususnya, bagi  masyarakat  usia  lanjut  seperti  dirinya  yang  relatif  lebih  rentan dan memiliki risiko tinggi terhadap penularan covid-19. Hendro  mencontohkan,  sebagai  warga  senior,dirinya  sudah  sangat mengurangi  aktivitas  di  luar rumah.  

Seluruh kegiatan bisnis  dilakukan  di  rumah  dengan  memanfaatkan  perkembangan  teknologi informasi. Pekerjaan  bisnisdan  organisasi  seperti  rapat,  koordinasi,  maupun  pengarahan  seluruhnya dilakukan secara daring. "Jadi, wajar jika banyak warga-warga senior, seumuran saya, beramai-ramai bertapa di rumah."

Ia juga mengutip  hasil  laporan  dari Universitas  Johns Hopkins yang menyebut, delapan  dari  sepuluh kematian  akibat  covid-19  di  Amerika Serikat adalah  pasien  berusia  diatas  65  tahun.  Fakta  ini menambah  rasa  takut  dan  khawatir.  Terlebih  bagi  kondisi orang lanjut  usia yang rentan  terhadap berbagai penyakit degeneratif seperti darah tinggi, diabetes, dan jantung. Meskipun   harus   menghadapi   risiko   tinggi,   Hendro menyarankan agar para warga senior tetap produktif.

“Saya selalu berusaha agar  bisa  olahraga  jalan  kaki  setiap  pagi  di  lingkungan  rumah  atau  dengan treadmill. Kegiatan itu sudah puluhan tahun saya jalani secara rutin,tidak hanya pada saat pandemi,” ujarnya.

Hendro juga menyarankan agar masyarakat tetap menjalin komunikasi dengan keluarga, kerabat, dan kolega. Komunikasi intensakan membantu kita tetap merasa dekat dengan keluarga dan sahabat. Jika diperlukan, sebaiknya jangan hanya lewat telepon, tetapi bisa tatap muka secara langsung via aplikasi teknologi.  Aktivitas  ini  membantunya  tetap  merasa  bahagia  karena  merasa  dekat  dengan  keluarga dan teman-teman.  Tip penting berikutnya yakni harus bisa menerapkan prinsip  rumahku, istanaku.

Tetap di rumah untuk  sementara  waktu  dan  menjadikan  rumah  sebagai  tempat  ternyaman  saat  ini.  Pastikan  rumah kita memenuhi kriteria rumah sehat dan mampu memenuhi kebutuhan di saat menghadapi pandemi. Ia  mencontohkan, saat  ini  banyak  hunian  rumah  atau  apartemen  yang  sudah  mengadopsi  konsep rumah sehat. Memiliki sirkulasi udara dan penerangan yang baik, bersih, serta memiliki ruangan yang mendukung aktivitas kerja maupun lainnya.

Pada kesempatan yang sama, aktris dr. Twindy Rarasati berbagi pengalaman ketika dinyatakan  positif  terinfeksi  covid-19  melalui polymerase  chain  reaction (PCR). Ia  mengaku  tidak  merasakan  demam  seperti  kebanyakan  orang  yang  terpapar  virus  ini, hanya merasa gejala sesak napas dan hilangnya indra penciuman.

Lebih  membingungkan  ketika  hasil rapid  test keluardan  dinyatakan  non-reaktif.  Namun,  karena merasa  ada  yang  tidak  beres  dengan  gejala-gejala  yang  dirasakannya  dan  kebetulan  juga  seorang dokter,   ia   memutuskan   untuk   melakukan   PCR   Swab   Test   yang   hasilnya   dinyatakan positif.

“Kasus ini mungkin tidak hanya terjadi pada saya, tetapi juga pada orang lain yang merasa dirinya sehat  dan  belum  melakukan  isolasi  mandiri  dari  awal  gejala.  Bisa  jadi,  seseorang  sudah  terinfeksi, tetapi belum muncul antibodi untuk melawan virus SARS-CoV-2,” katanya.

Dalam  kondisi  pandemi  seperti  sekarang, menurut Twindy, mutlak  bagi masyarakat untuk  semakin  menjaga  kesehatan  dengan  menyantap makanan   dan minuman   bergizi,   rajin   berolah raga   dan   tetap   aktif,   serta   menerapkan   protokol pencegahan covid-19 di manapun. Satu  hal  yang  menurutnya  sangat  penting  ketika  dinyatakan  positif  adalah  memiliki  keyakinan  dan semangat  bisa  sembuh  dan  sehat  kembali. Dukungan  dari  keluarga,  kerabat,  dan  teman  sangatlah berarti untuk membangkitkan semangat, menumbuhkan motivasi, serta keyakinan untuk dapat sehat kembali. (Ant/A-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Maulana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik