Selasa 18 Agustus 2020, 05:10 WIB

Data Uji Klinis Imunomodulator di Wisma Atlet Diverifikasi

(Aiw/H-3) | Humaniora
Data Uji Klinis Imunomodulator di Wisma Atlet Diverifikasi

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
PENELITIAN IMUNOMODULATOR PASIEN COVID-19: Peneliti menyiapkan pengujian imunomodulator (peningkat imun tubuh) bagi pasien COVID-19 di LIPI

 

PROSES uji klinis kandidat imunomodulator yang berjalan sejak 8 Juni-16 Agustus 2020 di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet telah diselesaikan. Koordinator Kegiatan
Uji Klinis Kandidat imunomodulator dari Herbal untuk Penanganan Covid-19 dari Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI, Masteria Yunolvisa Putra, mengatakan tahapan selanjutnya yakni
mengumpulkan data hasil uji klinis kemudian mengirimkan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) selaku regulator.

“Kita sedang melakukan cleaning dan verifikasi data untuk memastikan data penelitian kita akurat dan dapat dipercaya. Kami tidak akan mengklaim apa pun hasil yang kami
dapatkan sebelum BPOM atau regulator yang menyatakan bahwa obat ini berhasil atau tidaknya,” kata Masteria dalam Dialog Tim Uji Klinis Kandidat Imunomodulator untuk Pasien
Covid-19, di Jakarta, kemarin.

Masteria melanjutkan, setelah data cleaning, data akan dikunci dan dianalisis statistik dalam waktu kurang lebih 2-3 minggu. “Tahapan selanjutnya kami sampaikan ke Badan POM
dan menunggu keputusan di Badan POM selaku regulator yang mengumumkan hasilnya,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala LIPI Laksana Tri Handoko mengatakan, jika proses penelitian ini berjalan dengan baik, dan Badan POM meyetujui khasiat dari dua
produk yang telah diuji klinis, dua formula ini bisa dijadikan fitofarmaka dengan harga terjangkau karena merupakan bahan lokal. “Kalau menjadi fitofarmaka, artinya dia
bisa diproduksi dan diresepkan oleh dokter untuk dipakai katakanlah misalnya pada pasien covid-19 dengan gejala ringan, sesuai dengan uji klinis kita,” tandasnya.

Dua produk yang diuji klinis adalah Cordyceps militaris dan kombinasi ekstrak herbal yang terdiri dari rimpang jahe merah (Zingiber offi cinale var Rubrum), daun meniran (Phyllanthus
niruri), sambiloto (Andrographis paniculata), dan daun sembung (Blumea balsamifera). (Aiw/H-3)

Baca Juga

ANTARA/	SIGID KURNIAWAN

Kepala BNPB: Pisah Kelompok Rentan di Pengungsian Gempa Sulbar

👤Atalya Puspa 🕔Senin 18 Januari 2021, 09:50 WIB
Hal tersebut dilakukan guna mencegah penularan dan mengantisipasi adanya potensi risiko penyebaran covid-19 di antara...
Antara

Ini Syarat Jadi Pendonor Plasma Konvalesen. Ayo Bantu Sesama!

👤Zubaedah Hanum 🕔Senin 18 Januari 2021, 09:35 WIB
Diutamakan pria, jika wanita syaratnya belum pernah...
Antara

Hari Ini, Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen Diluncurkan

👤Zubaedah Hanum 🕔Senin 18 Januari 2021, 09:05 WIB
Darah penyintas covid-19 kaya antibodi untuk melawan virus penyebab...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya