Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
DI era industri 4.0 menjadi tantangan besar bagi kalangan pendidik, harus mampu menjadi orang terdekat bagi siswa dan memiliki jiwa tangguh dan gembira untuk menciptakan karakter anak bangsa sesuai dengan tujuan pendidikan.
Dengan melihat urgensinya, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka ( Uhamka) menyelenggarakan webinar dan kuis interaktif yang berjudul GeMBIRA (Generasi/ Guru-guru Milenial Berprestasi Inovatif Ramah dan Aktual) dengan tema: ”Menjadi Pendidik Tangguh dan Gembira di Era Milenial”,.di Jakarta , kemarin.
Kegiatan ini dihadiri beberapa praktisi, tokoh dan public figure yang dapat menjadi inspirasi bagi peserta.
Kegiatan ini diselenggarakan secara bertahap dan tersebar diseluruh Indonesia terbagi menjadi 3 regional. Pada regional I digelar Sabtu 8 Agustus 2020 mencakup 14 Provinsi yakni Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara.
Kegiatan ini dibuka Rektor Uhamka. Prof. Dr. Gunawan Suryoputro, yang sangat mengapresiasi kegiatan ini menjadi pendorong bagi guru-guru millenial di kota-kota besar, juga daerah terpencil guna sama-sama mendorong perubahan para guru millenial di Indonesia.
Baca juga : Survei Ungkap 52,9% Ibu Milenial Alami Tekanan Saat Memberi ASI
"Bersama, kita bisa menjadi guru yang milenial yang sesuai dengan tuntutan zaman; berkualitas dan bermoral tinggi.”, kata Rektor UHAMKA, Prof. Dr. Gunawan Suryoputro pada pembukaan sambutan acara tersebut.
Dalam kegiatan regional I ini peserta yang terlibat sebanyak 643 orang yang tersebar di 14 Provinsi hadir naasumber Dr. Poppy Dewi Puspitawati, M.A, Widyaprada Ahli Utama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dewi Yull artis, penyanyi, pemain film, motivator, dan pemerhati disabilitas..
Kemudian dalam acara kuis interaktif, peserta yang terlibat aktif dengan membuat pertanyaan terkait materi yang disampaikan o narasumber, adapun pemenangnya yaitu Bimo Catur Nugroho sebagai peserta terbaik I dari Taman Harapan Baru, Bekasi, Jawa Barat dengan memperoleh hadiah tunai dan beasiswa kuliah di Uhamka.
Berikutnya Nurul Octariningsih peserta terbaik II dari TKIT Nurul Fikri, Depok, Jawa Barat dan Murti Sarining Laras, peserta terbaik III dari SLB Negeri Brebes, Jawa Tengah memperoleh hadiah uang tunai dan beasiswa kuliah di Uhamka.
Selain itu, terdapat voucer pulsa bagi penanya terbaik yang dimenangkan Adam Malik dari SMP Muhammadiyah 3 Gending, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur dan voucher pulsa bagi pendaftar pertama di google form yang dimenangkan Laili Nisfi Afifah dari SD Islam Annuriyah.
Uhamka berharap dengan kegiatan ini dapat berkontribusi bagi peningkatan kualitas pendidik di Indonesia.( RO/OL-2)
Bagi Gen Z dan milenial, kost bukan lagi sekadar tempat tinggal sementara. Hunian sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan rutinitas harian.
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
Wisatawan Indonesia terus menunjukkan antusiasme untuk bepergian, akan tetapi setiap generasi memiliki cara berwisata dan mencari pengalaman baru yang berbeda.
Remaja masa kini sulit lepas dari ponsel, bahkan di pesta ulang tahun. Simak ide pesta nostalgia tanpa layar yang bisa membuat mereka kembali menikmati kebersamaan.
Riset ini mengungkap perbedaan mencolok dalam cara Gen X dan Millennial mengelola pendidikan, kesejahteraan emosional, pengeluaran, dan waktu bersama keluarga.
Banyak anak muda memilih menggunakan uang untuk hal-hal yang dirasa dapat membuat mereka melupakan tekanan hidup, misalnya dengan belanja online.
Selain berorientasi pada murid, guru sebagai jantung perubahan di ekosistem pendidikan perlu mendapatkan perhatian serius.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Sharing Happiness, Guruverse.id, dan ACF Eduhub sebagai mitra pelaksana.
Sebagian siswa cenderung terlalu dimanja dan setiap persoalan kecil dilaporkan kepada orang tua, bahkan berujung pada kriminalisasi guru.
KEGELISAHAN guru terhadap kehadiran teknologi di ruang kelas kerap dianggap sebagai gejala baru.
Guru dan mahasiswa dilibatkan dalam pendidikan gizi di sekolah penerima MBG untuk meningkatkan kesadaran nutrisi dan mengoptimalkan konsumsi makanan siswa.
Saat harga tiket masuk ke museum murah saja, faktanya minat publik untuk wisata edukasi masih rendah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved