Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Terbuka Peluang Ekspor APD Alkes Covid-19

MI
10/8/2020 00:35
Terbuka Peluang Ekspor APD Alkes Covid-19
Produksi APD(ANTARA)

RELAKSASI perizinan industri farmasi dan alat kesehatan (alkes), termasuk alat rapid test di masa pandemi covid-19 terbukti efektif meningkatkan suplai dan mencukupi kebutuhan di dalam negeri.

Karena itu, Kementerian Kesehatan menilai upaya ekspor alat pengaman diri (APD) alkes terkait covid-19 bisa menjadi peluang baru untuk menopang perekonomian.

“Sekarang kebututuhan dalam negeri terpenuhi dan sekarang sedang melakukan ekspor cover all (baju pelindung) dan produk kebutuhan alat kesehatan lainnya karya anak bangsa. Ini membantu perekonomian Indonesia tentunya. Ini positif sekali untuk pembangunan,” ungkap Direktur Penilaian Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga Kementerian Kesehatan, I Gede Made Wirabrata saat diwawancarai Media Indonesia, belum lama ini.

Ia menjelaskan, APD buatan lokal naik sebesar 194,96%, dari 159 di 2019 menjadi 469 hingga Juni 2020. Kenaikan juga terlihat dari jumlah perusahaan yang memproduksinya dari hanya 56 di 2019 menjadi 302 perusahaan, bertambah 246 atau empat kali lipatnya.

Kenaikan jumlah izin edar signifikan juga terlihat dari jumlah antiseptik, disinfektan, dan APD. “Hand sanitizer, sangat banyak dicari masyarakat dan telah banyak yang diproduksi. Jumlah izin edar produk dalam negeri antiseptik meningkat 2.547,37% dan disinfektan naik 548,08% selama 6 bulan terakhir,” bebernya.

Bagaimana dengan peredaran alat rapid test antibodi pendeteksi covid-19? I Gede Made Wirabrata menyebutkan produk rapid test hingga 30 Juni 2020 masih didominasi impor. Dengan kehadiran rapid test dan PCR lokal yang harganya Rp75 ribu dan PCR di kisaran Rp300 ribuan, menurut dia, itu bisa jadi pertimbangan untuk mengetatkan kembali keran impor kedua alat diagnostik tersebut. 

“Terkait ekspor dan impor tentunya menjadi kewenangan Kementerian Perdagangan dengan pertimbangaan kami,” pungkasnya. (Fer/H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya