Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid1-19 yang terjadi di sebagian besar dunia, termasuk Indonesia memang telah mengubah berbagai kebiasaan masyarakat. Salah satunya dalam bidang pendidikan.
Untuk mencegah penularan covid-19, hampir semua pembelajaran dilakukan secara daring atau online. Masalahnya adalah kondisi itu memunculkan pertanyaan seberapa efektif dan bagaimana cara membantu anak-anak dalam menghadapi berbagai tekanan yang dihadapi saat mereka harus belajar sendiri di rumah?
Baca juga: Wakil Ketua MPR Minta Pemerintah Evaluasi Sistem Belajar Online
Saat menanggapi hal tersebut, Regional Director EF English Centers for Kids and Teens Elisabeth Maria mengatakan bahwa dalam situasi saat ini, orang tua memiliki peran yang lebih besar sebagai pendukung utama anak-anak, di antaranya untuk memastikan anak berada dalam kondisi dan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, serta secara aktif memantau proses belajar saat mereka melakukan pembelajaran lewat dawai atau media digital.
“Dalam sebuah kelas digital, penting untuk kita sadari sebagai orang tua, agar anak-anak tidak merasa tertekan atau bosan saat menerima materi pembelajaran. Hal ini menjadi salah satu yang dilakukan oleh guru-guru kami di EF melalui pembelajaran online. Kami secara konsisten terus memastikan para siswa mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan di lingkungan mereka,” kata Elisabeth di acara parenting webinar bertajuk,'The Rise of Digital Parenting' Kamis (8/6)
Keterlibatan orang tua, lanjut Elizabeth tetap menjadi salah satu hal terpenting yang dapat mempengaruhi anak-anak dalam mencapai hasil pembelajaran yang maksimal. Di era digital dan dengan adanya pemberlakuan home learning secara online, orang tua memiliki tantangan saat harus mendampingi anak mereka belajar, salah satunya adalah keterbatasan waktu.
“Kami menyadari pentingnya peran orang tua dalam perkembangan para siswa. Kami pun mengerti tantangan besar yang mereka hadapi dalam proses pembelajaran anak sekarang ini. Untuk itu, kami menghadirkan EF Parents, solusi yang dapat mendukung orang tua untuk bisa berperan dalam menghadapi pembelajaran di era digital. Aplikasi digital ini dirancang khusus untuk membantu orang tua dalam pengawasan dan pendampingan terhadap anak,” ujar Director of Operations EF English Centers for Kids and Teens, Christopher Lloyd.
Dalam program itu, lanjut Christopher ada sejumlah fitur yang dapat dimanfaatkan orang tua untuk mengetahui dan memantau perkembangan anak selama mengikuti kursus, seperti Level yang berisis laporan kegiatan dan perkembangan anak di kelas, chat, dan media.
Pada kesempatan yang sama psikolog, Irma Dianita, M.Psi menegaskan bahwa perkembangan anak yang terus berjalan sebagai pengembangan lanjutan masa golden age, membutuhkan pendampingan dari orang tua karena mereka adalah partner utama .
"Di era digital ini, orang tua perlu pemahaman teknologi yang bersinergi dengan pemikiran yang terbuka dan kritis sehingga dapat menjadi support system yang baik dalam menyiapkan bekal pengetahuan teknologi untuk anak. Fasilitas akses digital aplikasi EF Parents ini sangat membantu orang tua untuk mendampingi, membimbing anak serta mengetahui potensi pengembangannya meski dari pembelajaran jarak jauh,” ujarnya. (RO/A-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved