Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS Pevita Pearce, 27, berperan menjadi tokoh dalam cerita pendek karya Dee Lestari berjudul Mencari Herman. Kali ini, Pevita tidak bermain dalam medium film, melainkandrama audio.
Cerpen karya Dee tersebut dialihwahanakan menjadi drama audio berjudul Sandiwara Sastra. Pevita akan berperan sebagai Hera dalam cerita itu. Cerpen Mencari Herman bercerita tentang tokoh Hera yang terobsesi ingin punya kenalan bernama Herman.
Keinginan itu pun menjadi kisah pengembaraan Hera dalam mencari sosok bernama Herman. “Ini pengalaman pertama aku untuk drama audio. Biasanya kan bukan sekadar akting suaranya, ada di depan kamera. Jadi ini pengalaman baru. Sekaligus menjadi pengalaman yang menyegarkan dalam keadaan pandemi. Mudahmudahan bisa menjadi ajakan bagi masyarakat lainnya untuk lebih bisa mengenal sastra Indonesia,” ungkap Pevita saat konferensi virtual peluncuran Sandiwara Sastra di Jakarta, kemarin.
Ini merupakan pengalaman pertama bagi Pevita bermain dalam drama audio yang didasari pada karya sastra. Sebelumnya ia pernah bermain film yang juga diangkat dari karya sastra karya Buya HAMKA,Tenggelamnya Kapal van der Wijck. Saat itu, Pevita berperan sebagai Hayati, yang beradu peran dengan Herjunot Ali sebagai Zainuddin.
“Kalau aku merasa ini menarik untuk bisa berpartisipasi di sini. Mencari Herman karya Dee adalah tulisan sastra yang diangkat dari zaman sekarang. Dari cara penulisannya juga zaman sekarang,” kata Pevita saat disinggung mengenai pengalamannya bermain dari adaptasi karya sastra sebelumnya.
“Jadi aku bisa memahami dan masuk ke cerita dan karakter itu, semakin seru, relatable banget. Ini sih sesuatu yang aku harap dengan ini orang yang mendengarnya dan menikmatinya nanti bisa membangkitkan semangat baru, dan mencintai sastra Indonesia,” ujarnya.
Inisiasi
Sandiwara Sastra merupakan program yang diinisiasi Titimangsa Foundation bentukan Happy Salma, Kawan-Kawan Media, dan mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam program Sandiwara Sastra tersebut, akan ada 10 karya sastrawan Indonesia yang diangkat menjadi drama audio.
Pada edisi perdana, ada Berita dari Kebayoran (karya Pramoedya Ananta Toer), Ronggeng Dukuh Paruk (Ahmad Tohari), Kemerdekaan (Putu Wijaya), Lalita (Ayu Utami), Helen dan Sukanta (Pidi Baiq), dan Mencari Herman (Dee Lestari).
Setiap episode berdurasi 30 menit dan disuarakan oleh tiga hingga empat pemain. Gunawan Maryanto menyutradarai semua sandiwara ini. Nantinya, program ini akan diluncurkan di beberapa kanal dengar streaming dan di Radio Republik Indonesia (RRI).
Edisi perdana akan meluncur pada Rabu (8/7) pukul 17.00 WIB. Saat ini, ada enam karya sastra yang dialihwahanakan. Ke depan, masih akan ada empat karya sastra yang juga akan diluncurkan sebagai bagian dari Sandiwara Sastra. Kempat karya sastra itu ialah Orang-Orang Oetimu (Felix K. Nesi), Persekot (Eka Kurniawan), Layar Terkembang (Sutan Takdir Alisjahbana), dan Seribu Kunang-Kunang di Manhattan (Umar Kayam). (H-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved