Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Katy Perry Suarakan Kesetaraan Hak

MI
25/6/2020 04:05
Katy Perry Suarakan Kesetaraan Hak
Penyanyi Katy Perry(AFP)

PENYANYI Katy Perry, 35, ikut angkat suara mengenai isu rasialisme yang tengah marak di Amerika Serikat. Melalui unggahan video pendek di akun Instagram-nya, ia mengupas sejarah perbudakan di Amerika Serikat.

Video itu diunggah bertepatan dengan Juneteenth atau Hari Kebebasan yang diperingati pada 19 Juni. Momentum itu bersambung dengan sejarah perbudakan di Amerika Serikat. “Banyak dari kita diajari bahwa perbudakan berakhir dengan Proklamasi Emansipasi pada 1863, tetapi bagi orang-orang yang diperbudak di Texas, kebebasan tidak datang sampai 19 Juni 1865,” ujar pasangan aktor Orlando Bloom tersebut.

“Juneteenth adalah hari untuk merayakan kebebasan, budaya, dan kemajuan yang dicapai melalui aktivisme dan pemungutan suara,” lanjutnya. 

Katy mengatakan, ia menyuarakan persamaan dan kesetaraan hak bagi seluruh warga negara Amerika bersama organisasi When We All Vote yang didirikan, salah satunya istri mantan Presiden Amerika Serikat Michelle Obama. “Saya bekerja dengan @WhenWeAllVote untuk melanjutkan upaya generasi sebelumnya yang memperjuangkan kehidupan, pendapat, dan pilihan kaum kulit hitam,” tegasnya. (Zuq/H-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya