Selasa 26 Mei 2020, 21:29 WIB

Benarkah Aa Gym Merasa Dikhianati Pemerintah? Ini Klarifikasinya

Henri Siagian | Humaniora
Benarkah Aa Gym Merasa Dikhianati Pemerintah? Ini Klarifikasinya

Antara
Pendakwah sekaligus Pembina Yayasan Daarut Tauhiid Abdullah Gymnastiar t

 

PESAN berantai di aplikasi perbincangan Whatsapp menyatakan kekecewaan pendakwah sekaligus Pembina Yayasan Daarut Tauhiid Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym terhadap pemerintah.

Dalam pesan berjudul "PERJUANGAN KITA MENAHAN DIRI DIRUMAH AJA DI HIANATI LAGI" itu, Aa Gym dituliskan meganggap kebijakan pemerintah telah menyayat hati umat Islam karena masjid dikunci dan saat Ramadan tidak ada salat berjemaah di masjid.

Baca juga: Soal Bendera Tiongkok Berkibar di Maluku Utara: False Context

"Yg lebih menyakitkan hati, mesjid-2 di kunci, ibadah berjamaah selama bulan romadhon hampir tidak pernah terisi di mesjid-mesjid....Setelah romadhon sudah mau usai, mereka malah mengadakan konser besar-besaran....Kemana hati  perasaan mereka......"

Berikut adalah pesan yang beredar.

Klarifikasi hoaks mengatasnamakan pendakwah sekaligus Pembina Yayasan Daarut Tauhiid Abdullah Gymnastiar. (Dok Instagram @aagym)

"PERJUANGAN KITA MENAHAN DIRI DIRUMAH AJA DI HIANATI LAGI

(OLEH: KH. Abdullah Gymnastiar)

Pernyataan kebijakan pemerintah hingga kini, masih sangat menyayat hati ummat Islam, Rasa-rasanya sudah sepuluh tahun, para Ulama Islam di gini gituin oleh mereka...Namun sampai saat ini , ummat Islam masih juga meng-elus eluskan dada sebagaiman tuntunan Baginda Nabi Muhammad SAW ....Islam di hina, Nabi di hina, Al-Qur'an di-sobek2 oleh mereka, tetapi tidak juga di hukum dgn hukuman yg tepat, malah sering sekali membuat pernyataan palsu, bahwa si penghina tersebut sebagai orang yg tidak waras... Ummat Islam masih saja bisa bersabar,meski para Ulama-ulamanya banyak yang di penjarakan  di fintah sana-sini... Tetapi ummat masih bisa bersabar karna tuntunan agamanya...*

Yg lebih menyakitkan hati, mesjid-2 di kunci, ibadah berjamaah selama bulan romadhon hampir tidak pernah terisi di mesjid-mesjid....Setelah romadhon sudah mau usai, mereka malah mengadakan konser besar-besaran....Kemana hati  perasaan mereka......

Dan rasa-rasanya, firaun sekalipun, tidak pernah berbuat se-keji itu ada manusia yg banyak.....

Dimana lagi rasa takut dosa-mu wahai pemerintah.....?
Dimana lagi rasa takut dosa-mu wahai para aparat polisi....? Dimana lagi rasa takut dosa-mu wahai para wakil rakyat....... ?

Ya...... Hari ini kalian berbuat sekeji ini pada Ummat muslim  masyarakat lainnya, tetapi ingatlah hidupmu di dunia ini hanya sebentar saja, kalian pun akan pulang juga ke kuburan dgn hanya terbungkus oleh kain kafan..Ingatlah....Siksa kubur itu sangat pedih Jendral ...Api Neraka itu tidak pernah ada di dunia in tingkat kepanasannya

Hanya saja, kami khawatir..Jika Allah langsung yg menggetarkan hati kami, untuk melawan anda semua......Karna kami bukanlah nabi yg punya kesabaran tinggi........!!!!*

(KH. Abdullah Gymnastiar)

Saat ditelusuri ke akun Instagram terverifikasi Aa Gym,@aagym @aagym, memberikan klarifikasi tentang pesan yang beredar dan mencatut namanya itu. Dia menyatakan pesan tersebut bukan tulisan atau materi tausiahnya.

Baca juga:Soal Seruan Siaga Rapid Test Modus PKI, MUI: Hoaks"

KLARIFIKASI - PESAN WHATSAPP KH.ABDULLAH GYMNASTIAR YANG TERSEBAR.

Sahabat sekalian, pesan yang tersebar di atas ini bukan tulisan atau materi tausyah yang di sampaikan oleh KH.Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym.

Hingga Selasa (26/5), unggahan itu telah disukai oleh 25.169 pengguna Instagram dan 578 komentar.

Seperti dituliskan @alifbatasa25, "Semoga pemyebar hoax diberi kesadaran dan bertaubat."

Baca juga: 8 Virus Mematikan ini Berasal dari Tiongkok? Ini Faktanya

Adapun akun @adah.32 mengomentari, "Akal sehat sudah pada hilang." (Ant/X-15)

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Abdullah Gymnastiar (@aagym) on


 

Baca Juga

Ilustrasi

Lagi, Malang Diguncang Gempa M 5,5

👤Kautsar Bobi 🕔Minggu 11 April 2021, 08:12 WIB
Gempa bumi susulan terjadi pukul 6.54...
ANTARA FOTO/Aditya Pradana P

Update: Korban NTT, 174 Orang Meninggal Dunia dan 48 Orang Hilang

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 11 April 2021, 08:10 WIB
"Data terbaru, sebanyak 174 orang meninggal dunia di NTT dan 48 orang masih hilang. Di Nusa Tenggara Barat (NTB) jumlah korban jiwa...
MI/Andri Widiyanto

Usai ke NTT, Mensos Kunjungi Korban Gempa Malang

👤Suryani Wandari 🕔Minggu 11 April 2021, 07:38 WIB
Mensos dan rombongan pun menemui pengungsi di Kabupaten Lumajang untuk memastikan terpenuhi kebutuhan dasarnya...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tata Ulang Desain Olahraga Nasional untuk Capai Prestasi

 Prestasi tidak dicapai dengan proses singkat. Kerap kali butuh waktu bertahun-tahun untuk meraihnya

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya