Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ORANG yang terinfeksi virus korona baru (covid-19) dan tuberkulosis (Tb) menunjukkan gejala yang sama, seperti batuk, demam, dan kesulitan bernapas. Kedua penyakit ini juga menyerang organ paruparu dan sama-sama menular melalui kontak erat.
Meski demikian, pengobatan kedua jenis penyakit infeksi menular ini sungguh berbeda. Dengan masa inkubasi 14 hari, orang yang terinfeksi virus korona bisa sembuh sendiri dengan bertumpu pada imunitas tubuh, sedangkan Tb yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis memiliki masa inkubasi lebih lama dan orang yang terinfeksi harus rutin minum obat hingga enam bulan lamanya.
Tak mengherankan jika Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) mengeluarkan maklumat agar negara sedunia tidak abai dalam pencegahan Tb, di tengah perang melawan pandemi virus korona.
Pasalnya, putus obat akan membuat penderita Tb mengalami kebal obat atau (Tb resistan obat/TbRO) sehingga membutuhkan waktu penyembuhan lebih lama, dari yang seharusnya enam bulan, menjadi dua tahun. Yang membuat cemas, pengidap TbRO bisa menularkan kuman yang kebal obat itu.
Hal itu diamini oleh Ketua Perhimpunan Organisasi Pasien Tuberkulosis, Budi Hermawan. Menurutnya, banyak pasien Tb yang takut untuk berobat ke RS karena mereka merupakan kelompok yang rentan terinfeksi covid-19.Pasalnya, sebagian besar RS telah menjadi rujukan covid-19.
"Pemerintah telah memberi mandat kepada 132 rumah sakit di berbagai provinsi untuk menghadapi pandemi ini, termasuk 100 di antaranya ialah rumah sakit rujukan TbRO," kata Budi.
Dalam rapat dengar pendapat secara virtual bersama Komisi IX DPR RI, kemarin, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Achmad Yurianto, meminta agar faskes rujukan Tb tetap menjalankan fungsinya dan memberikan layanan terpisah dengan pasien covid-19.
Berdasarkan data Balitbang Kemenkes, hingga 2018 terdapat 845 ribu kasus Tb dan Indonesia berada di peringkat ketiga negara penderita Tb terbanyak di dunia. Dari jumlah itu, sebanyak 23 ribu (2,7%) penderita Tb mengalami resistan obat. (Ata/H-2)
KITA tahu bahwa surveilans merupakan tulang punggung penting pengendalian penyakit menular.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman menyampaikan prevalensi kusta di Indonesia sampai saat ini sebesar 0,91/10.000 di ratusan daerah.
KASUS influenza A H3N2 subclade K atau super flu sudah masuk ke Indonesia. Ketua Umum IDAI dr Piprim B Yanuarso mengimbau orangtua meningkatkan kewaspadaan terhadap super flu
Difteri masih berbahaya dan bisa muncul diam-diam. Kenali gejala awal, cara penularan, dan risiko fatal penyakit yang sebenarnya dapat dicegah ini.
BENCANA banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat benar-benar membawa luka mendalam dan dampak pada berbagai sisi kehidupan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved