Senin 22 Februari 2016, 14:20 WIB

Wonderful Indonesia Juara di OTM Mumbai

MI/Eko Rahmawanto | Humaniora
Wonderful Indonesia Juara di OTM Mumbai

Foto Istimewa

 

Mungkin ini yang dimaksud dengan blessing! Tidak ada direct flight atau penerbangan langsung dari India ke Indonesia? Baik dari kota-kota besar, seperti New Delhi, Mumbai, Bangelore, Chennai, Kalkuta, maupun kota kecil di Asia Selatan itu ke Jakarta Soekarno Hatta, Denpasar Ngurah Rai, maupun Medan Kuala Namu. Semua penumpang dari dan ke India, transit via Singapore dan Kuala Lumpur.

"Ini yang ajaib. Karena jumlah wisman asal India yang masuk ke Bali, Jakarta, dan Medan, itu sudah di atas 250 ribu di 2015. Rata-rata per hari sudah dua flight? Kami sudah meminta Garuda Indonesia untuk terbang New Delhi-Jakarta, Chennai-Medan, dan Mumbai-Denpasar sejak 2015 lalu, semoga direalisasi di tahun ini," harap Menpar Arief Yahya, begitu mendengar Wonderful Indonesia menyabet satu lagi penghargaan dari Outbond Travel Mart di Mumbai, India, Minggu 20/2/2016.

Memenangi Award bergengsi, dengan tittle: The Winner of The Comprehensive Integrated Participation dari OTM itu sangat membanggakan. Bagaimana tidak? Bursa OTM ini adalah travel market terbesar di India, yang diikuti oleh banyak negara, yang mengincar pasar India. Jumlah orang kaya India, yang berpotensi outbond, lebih dari 350 juta orang. Lebih besar dari penduduk Indonesia yang di kisaran 250 juta jiwa. "Critical success factor menggaet pasar turis India adalah direct flight. Itu saja dulu, concern yang harus dikebut!" katanya.

Di acara yang digelar di Bombay Exhibition Center itu, paviliun Wonderful Indonesia tampak mencolok. Kemenpar memang memainkan convergency media, untuk mendapatkan impact yang optimal. Dari media cetak, media luar ruang, media online, media TV, venue pameran, dari tempat registrasi, baik untuk media, buyers, visitors, semua dibungkus dengan logo yang mirip garuda berwarna-warni itu.

Semua media promo, sampai touch screen, digital information screen, dibranding Wonderful Indonesia. Desian-desain destinasi Bali dengan pura dan pantai-pantai indah, cukup mendominasi OTM Mumbai 2016 ini. "Karena itu masuk akal, Kemenpar raih award the winner of The Comprehensive Integrated Participation dari Outbound Travel Mart 2016-Mumbai," aku Arief Yahya.

Hanya Indonesia dan Filipina yang mendapatkan piala dan piagam penghargaan itu. Selain itu ada Jepang, Rusia dan UAE yang juga membawa pulang award dari India. Pertanyaannya, mengapa Malaysia Truly Asia tidak dapat apa-apa? "Malaysia tidak partisipasi di OTM Mumbai, karena turis dari India yang ke Malaysia drop alias terjun bebas tahun 2015 lalu. Mereka menyebut, drop itu lantaran tragedi MH di Ukraina lalu, yang membuat orang takut naik MAS dan ke Malaysia," jelas Vincensus Jamadu, Asdep Asia Pasifik, India dan Australia itu.(P2)

Baca Juga

Ist

ITM Ambil Bagian Mewujudkan Ibu Kota Nusantara sebagai Smart Forest City

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 08:50 WIB
PT Indo Tambangraya Megah (ITM) Tbk resmi menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan Persemaian Mentawir guna mewujudkan Ibu Kota...
MI/Miskah Syifa

KCCI Hadirkan Kuliah Umum tentang Diaspora Korea Berdasarkan Novel dan Drama Pachinko

👤Miskah Syifa Putri 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 08:44 WIB
Pachinko merupakan novel karya Min Jin Lee yang kemudian diadaptasikan menjadi sebuah drama. Mengisahkan tentang 3 generasi dari sebuah...
MI/Adi Kristiadi

Pesantren Idrisiyyah Tasikmalaya Dirikan STAI untuk Umum

👤Adi Kristiadi 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 07:30 WIB
PONDOK Pesantren Idrisiyyah di Kampung Pagendingan, Desa Jatihurip, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat mendirikan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya