Senin 09 Maret 2020, 16:05 WIB

Suspek Corona di RSPI Sulianti Nambah Jadi 10 Orang

Antara | Humaniora
Suspek Corona di RSPI Sulianti Nambah Jadi 10 Orang

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Suasana RSPI Sulianti Saroso

 

RUMAH Sakit Penyakit Infeksi (RSPI)Sulianti Saroso telah menerima seorang pasien berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) pada Minggu (8/3) sehingga menambah jumlah pasien yang dipantauterkait virus coronaatau COVID-19 di RS tersebut menjadi 10 orang.

"Pasien berjenis kelamin laki-laki, masuk ke RSPI pada jam sebelas malam (23.00 WIB) melalui rujukan salah satu rumah sakit swasta setelah tiga hari dirawat. Dia ada riwayat perjalanan ke Jepang dan ada latar belakang kontak seperti pasien kasus 1," kata Direktur Utama RSI Sulianti Saroso Mohammad Syahril menjelaskan dalam konferensi pers di Jakarta, hari ini.

Dia menjelaskan, saat ini kondisi pasien nomor 10 ini secara umum baik meski dengan suhu tubuh yang sedikit panas dan disertai batuk, namun pasien tersebut masih bisa berkomunikasi dan sudah dirawat di dalam ruang isolasi.

"Gejalanya kurang lebih sama, seperti influenza ya. Batuk, demam, sudah tiga hari dia mengalami (kondisi) itu dari rumah sakit yang mengirim," katanya menjelaskan.

Dengan tambahan ini, total pasien berstatus PDP yang dirawat di RSPIsejauh ini menjadi enam orang, serta empat orang sudah dinyatakan positif COVID-19, ujar Syahril.

Lebih lanjut Syahrilmenjelaskan, untuk penanganan PDPke-10, rumah sakit akan memberikan perawatan yang disesuaikan dengan kondisi klinis dan standar tata laksana penyakit infeksi saluran pernapasan. Jika ditemukan infeksi bakteri (gejala sekunder) yang menyertai gejala COVID-19 maka pasien akan diberikan antibiotik atau infus.

Selain memaparkan situasi dan jumlah pasien di RSPI SS, Syahril juga menyebutkan terjadi penambahan jumlah pasien Orang Dengan Pemantauan (ODP) di tingkat nasional. Sebelumnya pada hari Minggu terdapat 585 ODP, namun pada Senin pagi jumlah tersebut melonjak menjadi 606 pasien ODP.

Saat ini enam orang telah dinyatakan positif COVID-19 di Indonesia setelah kasus 1 dan 2 diumumkan oleh Presiden JokoWidodopada 1 Maret 2020. Seluruh pasien tersebut saat ini menjalani perawatan dan kondisinyacukup baik.(OL-4)

Baca Juga

Medcom

Ini Beda Personalia dan HRD

👤Febby Saraswati 🕔Sabtu 27 November 2021, 09:00 WIB
Jika HRD bertugas terjun langsung memegang karyawan, seorang personalia  fokus bertugas mengurus...
ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo

Di Era Digital, Kemampuan Empati dan Sosialisasi Anak Harus Diasah

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 27 November 2021, 08:45 WIB
Banyak anak-anak yang mengalami berbagai keluhan akibat perubahan proses pembelajaran menjadi...
Medcom

Yuk Ketahui Apa yang Dimaksud dengan  Marketing Credit Executive

👤Febby Saraswati 🕔Sabtu 27 November 2021, 06:45 WIB
Marketing Executive adalah seorang yang bertanggung jawab dalam nilai suatu produk atau perusahaan pada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya