Minggu 01 Maret 2020, 13:37 WIB

Evakuasi WNI dari Kapal Diamond Princess Tiba Malam Ini

Dhika Kusuma Winata | Humaniora
Evakuasi WNI dari Kapal Diamond Princess Tiba Malam Ini

KBRI
Proses evakuasi WNI dari Kapal pesiar Diamond Princess yang bersandar di Daikoku Pier Cruise Terminal, Yokohama, Jepang.

 

PEMERINTAH merencanakan pendaratan 68 orang anak buah kapal (ABK) MV Diamond Princess tiba di Tanah Air malam ini, Minggu (1/3).

Puluhan WNI yang dijemput memakai pesawat Garuda Indonesia itu berangkat dari Bandara Haneda, Jepang, ke Bandara Kertajati Jawa Barat, kemudian kemudian langsung dipindahkan ke Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu.

"Evakuasi kemanusiaan tahap ke-3 ini merupakan rangkaian evakuasi kemanusiaan yang diperintahkan Presiden Joko Widodo untuk menyelamatkan dan melindungi para WNI," kata Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman melalui keterangannya, Minggu (1/3).

Di Pulau Sebaru Kecil, puluhan WNI itu akan menjalani observasi yang direncanakan selama 28 hari. Masa karantina akan berjalan dua kali lebih lama untuk memastikan mereka benar-benar sehat saat meninggalkan tempat observasi.

Pasalnya, untuk kapal pesiar Diamond Princess, terdapat kasus salah seorang warga Amerika Serikat dinyatakan negatif, namun menjadi positif terkena korona (COVID-19) setelah hari ke-21.

"Segera setelah dibawa ke Pulau Sebaru Kecil, 68 ABK Diamond Princess seperti 188 ABK World Dream akan menjalani transit observasi beserta kegiatan rutin berupa ibadah, makan tiga kali sehari, olahraga dan pemeriksaan kesehatan rutin, dan lain-lain. Semuanya dalam pengawasan Kementerian Kesehatan, TNI, Polri serta pihak kementerian/lembaga terkait sesuai Inpres Nomor 4/2019," jelas Fadjroel.

Evakuasi WNI di kapal pesiar Diamond Princess merupakan yang ke-3 yang dilakukan pemerintah. Sebelumnya, evakuasi tahap ke-1 sebanyak 238 WNI dari Provinsi Hubei, Tiongkok, berhasil di bawa pulang ke Tanah Air dan selesai menjalani karantina.

Adapun evakuasi ke-2 WNI ABK World Dream membawa total 188 orang dan saat ini tengah menjalani observasi di Pulau Sebaru Kecil. Semua WNI dalam evakuasi kemanusiaan tersebut dinyatakan negatif Covid-19 secara medis sesuai protokol WHO.

"Presiden Joko Widodo mengucapkan terimakasih atas kerjasama semua pihak dalam evakuasi kemanusiaan sejak dari WNI di Provinsi Hubei, kemudian MV World Dream, dan MV Diamond Princess ini. Presiden juga menghimbau kepada seluruh rakyat Indonesia untuk menjaga kesehatan sesuai dengan petunjuk Kementerian Kesehatan serta Dinas Kesehatan di daerah masing-masing."

"Semoga dengan gotong-royong seluruh rakyat ini bersama pemerintah, kita bersama-sama bisa mencegah Covid-19 dan Indonesia bisa melewatinya dengan baik dalam kondisi sehat wal afiat," tukas Fadjroel. (Dhk/OL-09)

Baca Juga

MI/SUSANTO

Menu Favorit Menteri Keuangan di Idulfitri 2021

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 14 Mei 2021, 16:13 WIB
Ani mengatakan lebaran kali ini merupakan tahun kedua kita tidak bisa berinteraksi secara langsung/fisik dengan...
Antara

Sri Mulyani Habiskan Malam Lebaran dengan Keluarga Secara Virtual

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 14 Mei 2021, 15:24 WIB
Meski rindu bertemu dengan keluarga besar, Ani, sapaan akrabnya, berusaha mematuhi larangan mudik Lebaran untuk mencegah penyebaran...
ANTARA/BAYU PRATAMA S

Dua Sungai di Kalimantan Selatan Meluap, 2 Kabuparen Kebanjiran

👤Humaniora 🕔Jumat 14 Mei 2021, 12:50 WIB
Sungai Satui di Kabupaten Tanah Bumbu dan Sungai Haruyan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah meluap akibat hujan dengan intensitas...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya