Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGI calon mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan lulus SMA, SMK, dan MA/sederajat pada 2018-2020, dapat mendaftar untuk mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah mulai awal Maret 2020. Pendaftaran dilakukan secara daring pada laman http://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.
Data yang diperlukan untuk pendaftaran KIP Kuliah sama dengan persyaratan mendapatkan Bidikmisi, yaitu Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan alamat surel.
Setelah diverifikasi oleh sistem, calon akan menerima nomor pendaftaran dan kode akses untuk mendaftar ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Baca juga: Pemerintah Targetkan Penerima KIP Kuliah Capai 818 Ribu Mahasiswa
Apabila calon mahasiswa berasal dari keluarga tidak mampu namun belum memiliki KIP atau orangtua/wali mahasiswa belum terdaftar sebagai penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), masih mungkin menerima KIP Kuliah selama lolos seleksi dan verifikasi kondisi ekonomi oleh perguruan tinggi terkait.
Adapun calon mahasiswa yang tidak membutuhkan dukungan KIP Kuliah dan ingin mendaftar seleksi masuk PTN melalui jalur Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN) dapat melakukan pendaftaran hingga 27 Februari 2020.
Namun, khusus bagi calon mahasiswa yang membutuhkan dukungan KIP Kuliah dan ingin mendaftar seleksi masuk PTN melalui jalur SNMPTN, dapat mendaftar ke laman KIP Kuliah terlebih dahulu untuk mendapatkan nomor pendaftaran dan kode akses. Pendaftaran dapat dilakukan pada awal Maret 2020 hingga 31 Maret 2020.
“Bagi calon mahasiswa yang membutuhkan dukungan KIP Kuliah, diharapkan untuk tenang dan memantau perkembangan di kanal Kemdikbud. Informasi lebih lengkap terkait KIP Kuliah akan diumumkan pada awal Maret,” kata Sekretaris Jenderal Kemendikbud Ainun Na’im dalam pernyataan resmi, Selasa (18/2).
Tahun ini, pemerintah menargetkan penerima KIP Kuliah mencapai 818 ribu mahasiswa yang terdiri dari 418 mahasiswa Bidikmisi 2016-2019 yang sedang berjalan dan 400 ribu calon mahasiswa baru. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved