Jumat 24 Januari 2020, 02:55 WIB

Adinda Thomas Rela Dililit Ular demi Perannya

MI | Humaniora
Adinda Thomas Rela Dililit Ular demi Perannya

MI/Retno Hemawati
Aktris Adinda Thomas

 

AKTRIS Adinda Thomas, 26, memiliki pengalaman tak terlupakan saat menjalani perannya sebagai tokoh Widya dalam film horor pertamanya, KKN di Desa Penari. Ia merelakan dirinya dililit tiga ekor ular sanca seberat 20 kilogram dalam film yang diambil dari posting-an viral akun Twitter @simpleman, pada 2019 lalu.

Menurut Adinda, adegan tersebut sangat menantang baginya karena ia ialah orang yang takut dengan ular. Ia pun sebelumnya tidak pernah berakting dengan hewan di sebuah film.

"Aku bukan orang yang berani sama ular, bahkan melihat saja sudah merinding. Widya ada 1-2 adegan yang berinteraksi sama ular. Ada yang dililit, memeluk, sampai mencium ular itu, yang menurut Adinda adalah adegan yang menakutkan dan berbahaya," kata dia saat ditemui di Jakarta, Rabu (22/1).

Selain Adinda, lawan mainnya, Tissa Biani, yang berperan sebagai Nur, juga harus berhadapan dengan tiga ekor ular sanca yang berat. Namun, keduanya sudah mengikuti pelatihan khusus untuk itu sehingga mereka bisa berinteraksi dengan ular dengan rileks dan aman di depan kamera.

Film yang disutradarai Awi Suryadi dan diproduseri Manoj Punjabi ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 19 Maret 2020. (Ant/H-2)

Baca Juga

ANTARA

KRL Yogyakarta-Solo Mulai Uji Coba, Tarif Dipatok Rp8 ribu

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 21 Januari 2021, 00:13 WIB
Sama dengan tarif kereta api (KA) Prambanan Ekspress (Prameks) yang selama ini sudah melayani koridor...
Dok. Shafwah Global Utama

Shafwah Holidays Gandeng Santri Kembangkan Wisata Halal

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 20 Januari 2021, 23:53 WIB
program yang dinamakan Ustadpreneur itu mengajak santri di seluruh Indonesia untuk mengembangkan paket wisata halal melalui...
ANTARA/Nova Wahyudi

BMKG Ingatkan Waspada Hujan Ekstrem Hingga Februari 2021

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Januari 2021, 23:40 WIB
Masyarakat juga diimbau berhati-hati dengan tidak mendekati area kejadian guna menghindari risiko yang lebih...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya