Rabu 08 Januari 2020, 23:41 WIB

Menag Gandeng MUI Bahas Omnibus Law Keagamaan

Ihfa Firdausya | Humaniora
Menag Gandeng MUI Bahas Omnibus Law Keagamaan

MI/ Ramdani
Fachrul Razi

 

MENTERI Agama Fachrul Razi mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk bersinergi dengan pemerintah menciptakan omnibus law di sektor keagamaan. Menurut Menag, isu-isu yang relevan dalam hal ini antara lain sertifikasi halal, wakaf, dan kegiatan sosial keagamaan lainnya.

Hal ini diungkapkan Menag saat berkunjung ke Dewan Pertimbangan MUI di Jakarta, Rabu (8/1).

“Yang kita dapat lakukan misalnya kerja sama buat omnibus law untuk sertifikat halal, atau contoh lain wakaf atau uang. Untuk kegiatan sosial seperti bantu fakir miskin,” ujar Fachrul seperti dikutip dari keterangan resmi Kementerian Agama.

Hal ini, ungkap Menag, sejalan dengan terobosan Presiden Jokowi di bidang reformasi birokrasi untuk menghemat waktu dan mengefisienkan biaya.

Omnibus law sendiri merupakan Undang-Undang (UU) yang dibuat untuk menyasar satu isu besar yang mungkin dapat mencabut atau mengubah beberapa UU sekaligus. Hal ini dimaksudkan agar peraturan menjadi lebih sederhana sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Di samping itu, Menag mengajak MUI untuk bersinergi dalam menyusun program inovatif bagi kemaslahatan umat. Salah satunya adalah program wakaf.

"Wakaf bisa menjadi sumber keuangan yang besar untuk meningkatkan kesejahteraan umat," jelas Menag.

Menurut keterangan resmi Kemenag, Silaturrahim Menag ke Dewan Pertimbangan MUI bersamaan dengan Rapat Pleno ke-47. Rapat ini membahas Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII 2020. Hadir sejumlah tokoh, antara lain: Azyumardi Azra, Din Syamsudin, Nasaruddin Umar, Ormas-ormas Islam, ulama, dan sejumlah cendekiawan muslim. (OL-8)

Baca Juga

Antara/Hendra Nurdiyansyah

PVMBG Imbau Masyarakat di Kawasan Merapi Waspada Lahar Panas

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 27 Januari 2021, 20:46 WIB
"Jika terkait dengan lahar, lahar ini kan material vulkanik yang terkena hujan dan saat ini material vulkanik tersebut sudah banyak di...
Antara/Muhammad Bagus

Ada Kasus Positif Covid-19 Setelah Divaksin, Ini Penjelasan IDI

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 27 Januari 2021, 20:43 WIB
Menurut IDI, ada kemungkinan terpapar covid-19 setelah divaksinasi tahap pertama. Sebab, tubuh belum sampai membentuk antibodi untuk...
MI/Yoseph Pencawan

Rektor USU Terpilih tidak Terbukti Plagiat akan Dilantik Besok

👤Syarief Oebaidillah 🕔Rabu 27 Januari 2021, 20:32 WIB
Tim independen juga melihat empat artikel yang dipandang berpotensi self plagiarism. Nyatanya, di antara artikel terkait tidak persis sama....

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya