Rabu 25 Desember 2019, 00:50 WIB

Bisakah Kebiasaan Mengomel Dihentikan?

Timi Trieska Dara | Humaniora
Bisakah Kebiasaan Mengomel Dihentikan?

Ilustrasi
Bisakah Kebiasaan Mengomel Dihentikan?

 

BANYAK hal yang membuat wanita mengomel. Anak-anak yang membuat rumah seperti kapal pecah, suami yang lupa menaruh barang pada tempatnya, atau hewan peliharaan yang sedang "bad mood" dan berhasil membuat rumah jadi double trouble.
 
Lalu sebagai alasannya, kenapa sih kita mengomel? Riset psikologis yang ditulis oleh Jen Kim dalam "Is There Ever an End to Nagging?" dalam Psychologytoday memberi tahu kita bahwa, wanita lebih cenderung menjadi cerewet daripada pria.
 
Dalam Jurnal per Wall Street menyebutkan, "Adalah mungkin bagi suami untuk mengomel, dan istri membenci mereka karena mengomel. Tetapi para wanita lebih cenderung mengomel."

Para ahli mengatakan, sebagian besar karena mereka dikondisikan untuk merasa lebih bertanggung jawab untuk mengelola kehidupan rumah dan keluarga.
 
"Dan mereka cenderung lebih peka terhadap tanda-tanda awal masalah dalam suatu hubungan. Ketika wanita meminta sesuatu dan tidak mendapatkan respons, mereka lebih cepat menyadari ada sesuatu yang salah. Masalahnya adalah dengan bertanya berulang kali, mereka membuat segalanya lebih buruk (terlihat cerewet)."
Saran
Pakar hubungan Tammy Nelson menulis salah satu cara meredam omelan adalah dengan merasa berterima kasih dan bersyukur. Menghargai apa yang dilakukan pasangan, akan lebih membuat mereka bisa melakukan hal yang lebih lagi.
 
"(Semisal) jika Anda menghargai bahwa mereka (pasangan) membersihkan meja dan mencuci piring, mereka lebih cenderung untuk menyapu lantai juga, dan terus terang, kan lebih baik hidup dalam hubungan di mana Anda masing-masing menghargai yang lain, daripada di mana Anda terus-menerus menunjukkan kesalahan orang lain?" kata Nelson.
 
Di dunia yang sempurna, pria dan wanita akan mengambil tanggung jawab yang sama atas ketidakmampuan mereka untuk memahami kebutuhan emosional satu sama lain, dan mengambil langkah untuk menjadi komunikator yang lebih baik.  (Medcom/OL-12)

Baca Juga

Ist

Sapa Raja Hotels Group Gelar Sales Conference & Media Agent Gathering

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Oktober 2022, 15:03 WIB
Raja Hotels Group merupakan salah satu manajemen Hotel yang menaungi 42 properti hotel, vila, resort, water boom and guest house...
DOK Pribadi.

Dukung Seni Perkotaan, Pylox Dukung Indonesia Comic Con

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Oktober 2022, 14:33 WIB
Pesatnya perkembangan informasi dan komunikasi membuat ranah subkultur menjadi cepat meluas. Salah satu ranah tersebut ialah pop art atau...
DOK Kemenkominfo.

Kunci Sukses Berkarya di Media Sosial

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Oktober 2022, 14:00 WIB
Education influencer, Fathia Fairuza, mengatakan untuk bisa sukses berkarya di media sosial kita harus paham passion...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya