Sabtu 30 November 2019, 19:37 WIB

Pidatonya Viral, Ternyata Nadiem Sempat Takut Saat Menulisnya

Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora
Pidatonya Viral, Ternyata Nadiem Sempat Takut Saat Menulisnya

MI/ADI MAULANA IBRAHIM
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim

 

MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim blak-blakan mengaku merasa ketakutan saat menulis pidato peringatan Hari Guru Nasional 2019 yang kemudian menjadi viral beberapa waktu lalu. Dalam menulis pidato tersebut, dia harus mengungkapkan opini personalnya sebagai Mendikbud tanpa tahu akankah dia mampu membetulkan ketidakadilan itu.

"Jadi harus bisa menaruh diri sendiri di luar situ bilang, oke ini yang salah atau ini yang sebenarnya nggak adil dalam sistem ini. Saya nggak tahu gimana dulu cara benerinnya tapi punya keyakinan bahwa itu tanggung jawab kita bersama," kata Nadiem dalam diskusi panel Integrasi, Kolaborasi, dan Inovasi Pendidikan Indonesia di kantor Kemendikbud, Jakarta, Sabtu (30/11).

Nadiem mengungkapkan, dirinya tidak dapat menjanjikan apa-apa, tetapi ada beberapa hal yang diinginkannya. Mendikbud menginginkan agar aktivitas yang sebelumnya lebih banyak dikerjakan oleh pemerintah, jadi lebih sering digerakkan oleh masyarakat.

Sebab menurutnya, dengan adanya perbenturan ide, integrasi, dan inovasi dapat mewujudkan keseimbangan dan menciptakan budaya.

"Kayak SOP yang nggak perlu anggaran, kebijakan, dan aturan. Budaya, behaviour mindset, dan culture jalan paling efisien untuk membuat perubahan. Kalau kita bisa mengerahkan berbagai macam effort, contoh dalam pelatihan guru, mengadopsi sekolah-sekolah, perbaikan kepemimpinan berbagai macam jenjang di pendidikan kita, itu bisa dilakukan civil society, saya akan senang sekali," ungkapnya.

Baca juga: PGRI: Guru Tidak Butuh Pidato, Yang Diinginkan Kebijakan Nyata

Selain itu, Nadiem menuturkan bahwa dia berharap agar anak-anak muda bisa bersekolah dalam periode yang cukup lama dan melakukan hal yang menjadi passionnya, sehingga pemuda tersebut dapat berguna bagi orang-orang di sekitarnya.

"Itu kuncinya, untuk memberikan kebebasan dan link and match antara passion pemuda pada apa yang dia terapkan," tandasnya.(OL-4)

Baca Juga

ANTARA/ Kornelis Kaha

5.830 Warga Mengungsi Akibat Erupsi Gunung Ile Lewotolok

👤Atalya Puspa 🕔Rabu 02 Desember 2020, 11:05 WIB
Pengungsi tersebar di 20 titik, dan dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam letusan...
Antara

Sebelum Semeru Erupsi, Badan Geologi Catat 40 Gempa Setiap Hari

👤Zubaedah Hanum 🕔Rabu 02 Desember 2020, 10:05 WIB
SEBELUM terjadinya guguran awan panas dari Gunung Semeru di Jawa Timur, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)...
ANTARA/ASEP FATHULRAHMAN

Bantuan Paket Data Internet PJJ Madrasah Disalurkan

👤Indrastuti 🕔Rabu 02 Desember 2020, 09:55 WIB
Total ada 7.635.376 paket data sebesar 35GB bagi siswa MI, MTs, dan MA, serta 20GB bagi siswa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya