Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PENDIDIKAN adalah hal yang penting untuk kemajuan suatu bangsa, untuk menjadi bangsa yang maju tentu merupakan cita-cita setiap negara di dunia.Pendidikan merupakan proses melahirkan generasi penerus yang berkualitas.
Namun, sejumlah permasalahan masih membelit pendidikan di Indonesia. Permasalahan itu terentang dari soal mutu pendidikan hingga soal kurikulum. Surveri dari Political And Economic Risk Consultan (PERC) pun ikut menegaskannya.
Soal pembelajaran, Gerakan Cerdas Indonesia melihat pembelajaran di sekolah masih menggunakan metode tacher center, bukan student center. Hal itu pun memantik aksi nyata Gerakan Cerdas Indonesia dengan menggelar International Positive Teacher Camp (IPTC) 2.0, 22-23 November lalu.
Baca juga: PGRI: Guru Tidak Butuh Pidato, Yang Diinginkan Kebijakan Nyata
"Sudah seharusnya pola pendidikan di Indonesia ini mendapatkan perhatian khusus agar terciptanya ruang belajar mengajar yang menyenangkan dan efisien. Perkembangan dalam system dan metode mengajar pun sudah seharusnya dapat menjembatani antara kebutuhan pendidikan siswa dan profesionalisme guru," kata Muhammad Ramadhona, pendiri Gerakan Cerdas Indonesia dalam keterangan tertulisnya,
Rama mnejelaskan, kegiatan yang berkolaborasi dengan Komunitas Initiatives of Change Indonesia itu, sudah memasuki batch kelima itu bertujuan mengenalkan kepada guru-guru dan tenaga pendidik, khususnya di Indonesia tentang Metode Reflective Teaching
Para Peserta juga diajak menciptakan dan mengaplikasikan Refleksi dan berbagi cerita dengan metode Quiet Time.
"International Positive Teacher Camp 2.0 Batch 5 (IPTC) tidak hanya memberikan Metode Reflective Teaching, adapun 2 Nilai Dasar Perdamaian dari 12 Nilai Dasar Mengenal Diri dan No Prasangka dan juga Pendidikan pada Era Revolusi 4.0," ujar Rama. (RO/OL-7)
Sulianto Indria Putra, melalui komunitas TWS, menginisiasi bantuan finansial dan dukungan materi yang dirancang untuk bersifat jangka panjang, bahkan seumur hidup bagi para guru tersebut.
TIDAK semua keberangkatan dimulai dengan surat tugas. Sebagian justru lahir dari sesuatu yang lebih sunyi, dari panggilan hati yang tidak bisa ditunda.
Dengan 98.036 Guru lulus PPG Batch 4, total guru binaan Kemenag yang telah tersertifikasi hingga saat ini mencapai 659.157 Guru.
Selain berorientasi pada murid, guru sebagai jantung perubahan di ekosistem pendidikan perlu mendapatkan perhatian serius.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Sharing Happiness, Guruverse.id, dan ACF Eduhub sebagai mitra pelaksana.
Sebagian siswa cenderung terlalu dimanja dan setiap persoalan kecil dilaporkan kepada orang tua, bahkan berujung pada kriminalisasi guru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved