Senin 25 November 2019, 19:31 WIB

Dorong Kualitas Guru, Generasi Cerdas Indonesia Gelar IPTC 2.0

Ghani Nurcahyadi | Humaniora
Dorong Kualitas Guru, Generasi Cerdas Indonesia Gelar IPTC 2.0

Dok. Gerakan Cerdas Indonesia
Ajang International Positive Teacher Camp 2.0

 

PENDIDIKAN adalah hal yang penting untuk kemajuan suatu bangsa, untuk menjadi bangsa yang maju tentu merupakan cita-cita setiap negara di dunia.Pendidikan merupakan proses melahirkan generasi penerus yang berkualitas.

Namun, sejumlah permasalahan masih membelit pendidikan di Indonesia. Permasalahan itu terentang dari soal mutu pendidikan hingga soal kurikulum. Surveri dari Political And Economic Risk Consultan (PERC) pun ikut menegaskannya.

Soal pembelajaran, Gerakan Cerdas Indonesia melihat pembelajaran di sekolah masih menggunakan metode tacher center, bukan student center. Hal itu pun memantik aksi nyata Gerakan Cerdas Indonesia dengan menggelar International Positive Teacher Camp (IPTC) 2.0, 22-23 November lalu.

Baca juga: PGRI: Guru Tidak Butuh Pidato, Yang Diinginkan Kebijakan Nyata

"Sudah seharusnya pola pendidikan di Indonesia ini mendapatkan perhatian khusus agar terciptanya ruang belajar mengajar yang menyenangkan dan efisien. Perkembangan dalam system dan metode mengajar pun sudah seharusnya dapat menjembatani antara kebutuhan pendidikan siswa dan profesionalisme guru," kata Muhammad Ramadhona, pendiri Gerakan Cerdas Indonesia dalam keterangan tertulisnya,

Rama mnejelaskan, kegiatan yang berkolaborasi dengan Komunitas Initiatives of Change Indonesia itu, sudah memasuki batch kelima itu bertujuan mengenalkan kepada guru-guru dan tenaga pendidik, khususnya di Indonesia tentang Metode Reflective Teaching

Para Peserta juga diajak menciptakan dan mengaplikasikan Refleksi dan berbagi cerita dengan metode Quiet Time.

"International Positive Teacher Camp 2.0 Batch 5 (IPTC) tidak hanya memberikan Metode Reflective Teaching, adapun 2 Nilai Dasar Perdamaian dari 12 Nilai Dasar Mengenal Diri dan No Prasangka dan juga Pendidikan pada Era Revolusi 4.0," ujar Rama. (RO/OL-7)

Baca Juga

Antara

Kemenkominfo: 30 persen Masyarakat Indonesia Ragukan Vaksin Covid

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Januari 2021, 19:45 WIB
KEMENKOINFO menyebutkan informasi hoaks dan kabar bohong mengenai vaksin menyebabkan 30 persen masyarakat Indonesia masih meragukan...
Antara/Hendra Nurdiayansyah

Gunung Merapi Erupsi Besar, Begini Penjelasan BPPTKG 

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 27 Januari 2021, 19:16 WIB
Menyusul adanya aktivitas Gunung Merapi tersebut, Kepala BPPTKG Hanik Humaira mengatakan aktivitas Gunung Merapi telah memasuki fase erupsi...
MI/Andri Widiyanto

Pulo Gebang jadi Terminal Pertama yang Terapkan GeNose  

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 27 Januari 2021, 18:44 WIB
"Kita akan mulai dari Pulo Gebang tanggal 5 atau 6 Februari, supaya ini bisa terukur. Random sampling diberlakukan di terminal dulu,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya