Rabu 20 November 2019, 08:00 WIB

Obesitas Perburuk Risiko Alami Gangguan Pengapuran Sendi Lutut

(RO/H-2) | Humaniora
Obesitas Perburuk Risiko Alami Gangguan Pengapuran Sendi Lutut

ilustrasi
Obesitas Perburuk Risiko Alami Gangguan Pengapuran Sendi Lutut

 

GANGGUAN sendi perifer kompleks dengan faktor risiko multipel atau osteoartritis (OA) dikenal juga dengan istilah pengapuran sendi lutut. Kondisi ini paling sering terjadi pada individu berusia 50 tahun ke atas, namun bukan tidak mungkin OA lutut menyerang kaum muda.

Pasalnya, beban penyakit OA lutut diperkirakan akan meningkat, seiring dengan bertambahnya masalah obesitas dan usia. "Obesitas tidak hanya memengaruhi OA melalui proses mekanikal beban, tetapi juga melalui jalur metabolis," ujar dokter Ricky Hutapea SpOT (K) dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres, kemarin.

Ia menerangkan, beban aktivitas berat dapat meningkatkan resiko OA pada individu dengan obesitas, terutama yang melibatkan posisi menekuk lutut berulang atau menumpu beban berat. Nyeri, bengkak, dan kaku sendi merupakan gejala utama pada artritis sendi. Gejala lain juga terdapat kelemahan otot paha dan bunyi sendi saat ditekukluruskan.

Tatalaksana OA lutut dapat dilakukan dengan cara nonoperatif lewat edukasi, kontrol faktor mekanik, alat bantu berjalan, terapi manual , latihan fisik, dan obat. Sementara, untuk pilihan operatif masih jadi momok. "Karena itu, sangat diperlukan transfer informasi yang tepat soal ini," pungkasnya. (RO/H-2)

Baca Juga

Antara

Sebelum Semeru Erupsi, Badan Geologi Catat 40 Gempa Setiap Hari

👤Zubaedah Hanum 🕔Rabu 02 Desember 2020, 10:05 WIB
SEBELUM terjadinya guguran awan panas dari Gunung Semeru di Jawa Timur, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)...
ANTARA/ASEP FATHULRAHMAN

Bantuan Paket Data Internet PJJ Madrasah Disalurkan

👤Indrastuti 🕔Rabu 02 Desember 2020, 09:55 WIB
Total ada 7.635.376 paket data sebesar 35GB bagi siswa MI, MTs, dan MA, serta 20GB bagi siswa...
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Menag Berharap Tokoh Agama Lebih Arif Saat Pandemi

👤Siswantini Suryandari 🕔Rabu 02 Desember 2020, 09:25 WIB
Menag berharap, semua pihak, apalagi tokoh agama, bisa lebih arif dan pro aktif dalam ikhtiar mencegah setiap potensi penularan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya