Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Pemda Berupaya Mengatasi Karhutla

Atikah Ismah Winahyu
30/9/2019 08:50
Pemda Berupaya Mengatasi Karhutla
Kadis PKPLH Ketapang Dennery(MI/Usman Iskandar)

PEMANTAUAN terakhir di Ketapang, Kalimantan Barat, udara yang sangat berbahaya sudah bergeser menjadi kurang sehat.

Pada 9 September 2019 lahan yang terbakar di Kabupaten Ketapang mencapai 4.100 hektare. Sebagian besar merupakan lahan konsesi yakni seluas 3.300 hektare, dan lahan HPH sekitar 800 hektare. Dengan keterbatasan armada pemadam kebakaran, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat dan BNPB menurunkan tiga helikopter untuk memadamkan api.

Pemerintah Kabupaten Ketapang berterima kasih kepada penegak hukum, khususnya kepolisian karena pada 24 September 2019 pihak polda sudah menyegel dua perusahaan lagi, yakni PT HSL dan PT Ayu Sawit Lestari. Pemerintah daerah sangat mendukung penegak hukum. Apabila perusahaan terbukti melanggar hukum yang berlaku, kami berhak mencabut izin usaha perkebunan.

Kami berupaya semaksimal mungkin untuk mema-damkan api meski dengan teknologi yang sangat sederhana. Kami memantau setiap harinya api di permukaan terlihat mati, tapi kalau malam asap naik kembali.

Seperti diketahui, gambut apabila oksigennya kurang bisa menimbulkan asap. Gambut cepat terbakar karena hamparannya tidak ada yang mempunyai pengendalian berupa air.

Oleh karena itu, kami juga menyampaikan program pengendalian kebakaran pada tanah gambut. Artinya kami berpikir bagaimana agar ke depan gambut tidak mudah terbakar.

Apakah perlu penanaman pipa di bawahnya atau disekat-sekat, ini sedang diteliti bersama LIPI dan Litbang. Pemantauan atau pencegahan kebakaran hutan khususnya gambut sangat menjadi perhatian. (Aiw/X-11)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya