Kamis 15 Agustus 2019, 16:02 WIB

Penegakan Hukum Terkait Karhutla Diintensifkan

Dhika Kusuma Winata | Humaniora
Penegakan Hukum Terkait Karhutla Diintensifkan

Dok. KLHK
Penyidik Ditjen Penegakan Hukum KLHK menyegel lahan perusahaan terbakar di Kalimantan Barat

 

KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengintensifkan penegakan hukum terkait kebakaran hutan dan lahan. Penegakan aturan melalui administrasi hingga ancaman pidana dan perdata terhadap pelaku karhutla disiapkan.

Dirjen Penegakan Hukum KLHK Rasio Ridho Sani mengatakan pihaknya dalam beberapa pekan terakhir menyegel 16 area konsesi yang terbakar. Penyegelan belasan lahan dilakukan di area perusahaan perkebunan dan hutan tanaman industri.

"Melihat kondisi karhutla yang ada saat ini, kami mengambil sikap untuk melakukan penegakan hukum lebih tegas lagi. Kami akan gunakan semua instrumen hukum yang ada baik itu pidana dan perdata. Penyegelan dilakukan untuk menimbulkan efek jera," kata Rasio di Jakarta, Kamis (15/8).

Keenam belas area konsesi terbakar itu tersebar di sejumlah provinsi antara lain Riau (dua perusahaan), Jambi (satu perusahaan) dan Kalimantan Tengah (tiga perusahaan).

Penyegelan terbanyak dilakukan di Kalimantan Barat yakni 10 area konsesi yakni milik PT MHS, PT UKI, PT DAS, PT JKN, PT SUN, PT PLB, PT SP, PT MSL, PT TAS, dan PT SPAS. Konsesi perusahaan-perusahaan yang terbakar tersebut antara lain berada di Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Ketapang.

Baca juga: KLHK Segel 10 Lahan Konsesi Terbakar di Kalbar

Rasio menambahkan tim di lapangan telah memasang papan segel di lahan konsesi perusahaan yang terbakar sehingga perusahaan tidak bisa memanfaatkan lahan untuk aktivitas usaha.

Sejauh ini, pihaknya telah memanggil tujuh pimpinan perusahaan yang lahannya disegel untuk dimintai keterangan terkait adanya karhutla di area mereka. Tim di lapangan juga terus memantau indikasi titik api di areal perizinan perkebunan kelapa sawit, IUPHHK-HTI dan IUPHHK-HA.

"Berdasarkan identifikasi ada 110 perusahaan terindikasi terdapat titik panas karhutla dan kami memberi surat peringatan. Kami akan mengambil langkah tegas terkait dengan pelaku karhutla karena kami sudah memberikan teguran," tuturnya.(OL-5)

Baca Juga

Ist

Kemenkes: Pembangunan Kesehatan Harus Dibarengi dengan Teknologi

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 28 November 2020, 07:00 WIB
Salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan Kesehatan adalah dengan melalui pengawalan profesionalisme tenaga...
Ist.

Minuman Rempah Nusantara, IGC: Potensi Produk Unggulan Bangsa 

👤Astri Novaria 🕔Sabtu 28 November 2020, 06:45 WIB
Minuman Rempah Nusantara, Potensi Produk Unggulan...
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Vaksin Merah Putih Didistribusikan 2021

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 28 November 2020, 04:35 WIB
Astrazeneca mengakui bahwa pihaknya membutuhkan uji coba global tambahan untuk menilai kemanjuran vaksin covid-19 yang mereka...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya