Jumat 09 Agustus 2019, 07:20 WIB

TVRI, Hidup Segan Mati Enggan

(Sru/H-1) | Humaniora
TVRI, Hidup Segan Mati Enggan

MI/GRANDYOS ZAFNA
Kepala Departemen Komunikasi Universitas Indonesia, Nina Mutmainah,

 

INOVASI dan kreativitas sebagai modal untuk menjaga keberadaan Televisi Republik Indonesia (TVRI) dinilai tidak cukup tanpa diikuti dukungan dan keberpihakan pemerintah bahwa lembaga penyiaran yang didirikan pada 1962 itu sebagai milik publik.

Demikian benang merah di diskusi publik bertajuk Penguatan Kelembagaan TVRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik, di Jakarta, kemarin. Lembaga penyiaran yang didirikan pemerintah dengan tujuan memberi informasi dan menjaga persatuan bangsa ini sudah saatnya didukung dengan regulasi yang tidak membatasi kreativitas.

Dukungan tersebut dibutuhkan untuk menghadapi serbuan media sosial yang masif saat ini. Pada kenyataannya, TVRI masih terbelenggu berbagai regulasi yang kaku dan membatasi ruang kreativitas.

Menurut Kepala Departemen Komunikasi Universitas Indonesia, Nina Mutmainah, TVRI kini menghadapi masalah pelik disebabkan regulasi yang membatasi kreativitas. "Kuncinya di regulasi. Padahal, mereka adalah orang-orang kreatif," cetusnya.

Kondisi tersebut, menurut Nina, harus disudahi dengan membuat definis baru tentang lembaga penyiaran publik melalui revisi undang-undang penyiaran. Dukungan konkret pemerintah yang tak kalah pentingnya ialah di bidang keuangan. Dalam pembiayaan, imbuhnya, pemerintah bisa saja menerapkan kembali partisipasi publik dalam bentuk iuran.

Direktur Utama TVRI, Helmy Yahya, menuturkan, peran pemerintah sangat penting dalam mempertahankan TVRI. "Dukungannya memang ada, tapi tidak penuh, terutama dari sisi anggaran, peralatan, dan sumber daya manusia,"

Diungkapkan Helmy, selain anggaran yang terus menyusut, jumlah sumber daya manusianya pun terus berkurang serta minim SDM muda kreatif. Dalam 10 tahun terakhir TVRI mengalami krisis SDM. "Pada lima tahun ke depan 1.716 pegawai akan pensiun atau hanya 209 pegawai yang jadi roda penggerak TVRI," pungkasnya. (Sru/H-1)

Baca Juga

dok.Ant

Damri Operasikan Bus Kuning di kawasan UI untuk Mahasiswa Gratis

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 08:30 WIB
DAMRI dan Universitas Indonesia (UI) berkolaborasi menghadirkan sarana transportasi Bus Kuning di kawasan kampus UI yang beroperasi mulai 1...
Dok. ITB

Kesiapan Menghadapi Tsunami Berbasiskan Sains dan Seni

👤Dr Ir Endra Gunawan ST, MSc Kelompok Keahlian Geofi sika Global Institut Teknologi Bandung 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 07:30 WIB
Kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana (PRB) gempa dan tsunami serta membangun...
dok.ist

SDG Santuni Anak Yatim dan Difabel di 49 Kabupaten/Kota

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 06:15 WIB
 RELAWAN Santri Dukung Ganjar (SDG) secara serentak di 15 wilayah Indonesia yang tersebar di 49 kabupaten dan kota dengan total 1500...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya