Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAJAR Indonesia berhasil mengukir prestasi membanggakan di tingkat internasional, dengan meraih medali emas, perak, dan perunggu pada GENIUS Olympiade yang merupakan Projek Olimpiade tingkat Internasional di Oswego, Amerika Serikat.
Olimpiade yang diselenggarakan pada 17–22 Juni 2019 tersebut diikuti oleh 1.400 peserta dari 75 negara di seluruh dunia dan terbagi lima bidang utama yakni Sains, Seni, Bisnis, Menulis Kreatif dan Robotik.
Baca juga: Peringati Harganas, BKKBN Luncurkan Kampanye 1821
Dalam Olimpiade tersebut, terutama di bidang Menulis Kreatif, dua delegasi pelajar Indonesia dari SMA Kharisma Bangsa, Tangerang Selatan Banten ,Siti Halimah Indrani Anwar dan Reyna Kamila Arifin berhasil masing masing meraih satu medali emas. Keduanya menulis kreatif puisi terkait kepedulian pada lingkungan.
Reyna Kamila Arifin, siswi kelas XII SMA Kharisma Bangsa ini, mengutarakan senang dengan isu lingkungan melalui kegemaran membaca buku serta musik, dia mengaku menulis puisi berjudul “Reality” yang dilombakan itu dalam semalam.
“Puisi yang saya buat dalam semalam ini mengisahkan tentang lingkungan laut dan pantai di Jakarta dan Bali. Saya juga berkunjung langsung ke pantai Ancol Jakarta dan pantai di pulau dewata. Pantai di Bali nampak masih lebih bersih ketimbang pantai di Jakarta," kata Reyna didampingi Siti Halimah dan Kepala SMA Kharisma Bangsa Iman Nugroho di Sekolah Kharisma Bangsa, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (28/6).
Reyna yang bercita-cita menjadi desainer ini mengaku gembira atas medali emas yang diraihnya dan akan berupaya lebih baik dalam berkarya ke depannya.
Sejawatnya, Siti Halimah, siswi kelas XII SMA Kharisma Bangsa berhasil menggondol medali emas dengan menulis puisi tentang kebakaran hutan di tanah air khususnya di Kepulauan Riau. Ia mengaku sangat perihatin dengan hutan Indonesia yang merupakan paru-paru bumi tanah air yang mesti dijaga kelestariannya.
Siti yang bercita-cita menjadi diplomat ini berharap remaja sebayanya sebagai kalangan milenial peduli lingkungan dimulai dari diri sendiri, keluarga, sekolah dan masyarakat.
“Misalnya tidak membabat hutan sembarangan saat naik gunung, membuang sampah pada tempatnya,menjaga kebersihan sekolah dengan bank sampah seperti di Kharisma Bangsa dan lain lain,“ cetusnya.
Selain medali emas bidang menulis kreatif, pelajar Indonesi lainnya juga meraih 2 perak dan 1 Perunggu bidang sains yang diraih Laksita Kirana Candraditya Anindyanari dan Farahiyah Sharfina Saputri dari SMAN 6 Yogyakarta meraih Medali Perunggu di bidang Biologi dengan judul: Chelita "Smart Chemical Liquid"/ Naufalia Brillianti Sambowo dari SMAN 2 Depok meraih Medali Perak di bidang Teknologi, dengan judul: Reducing Water Pollution Using Ardino Based Automatic Water Gate And Filtration System. Katrina Angelie Sukardi dan Tasya Horax dari SMA Katolik Gembala Baik meraih Medali Perak di bidang biologi dengan Judul: Activity and Effectiveness test of Soursop Leaf.
Baca juga: Pemerintah Arab Saudi Jajaki Penggunaan Tenda Bertingkat di Mina
Pimpinan Edukasi Universal Indonesia (Eduversal), Azka, yang turut memfasilitasi keberangkatan siswa Indonesia ke Amerika mengutarakan pihaknya berharap para pelajar di tanah termotivasi dan menambah semangat baru t dalam mengembangkan ilmu pengetahuan,teknologi dan seni.
Dalam kesempatan sama, SMA Kharisma Bangsa bersama 10 sekolah lainnya menggelar pelatihan bagi para guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang diharapkan dapat menambah peningkatan pengetahuan dan kompetensi dalam mengajar dan mendidik siswa. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved