Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
SELURUH persiapan penyelenggaraan ibadah haji bagi jemaah haji Indonesia di Tanah Suci sudah tuntas. Pemerintah siap menyambut kedatangan jemaah haji yang mulai diberangkatkan pada 6 Juli 2019 mendatang.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan hal itu seusai memberikan materi dalam acara pembekalan Media Center Haji (MCH) 1440 H/2019 M di Kantor Kementerian Agama di Jakarta, kemarin.
"Alhamdulillah persiapan di Tanah Suci sudah tuntas. Seluruh persiapan di Tanah Suci, termasuk di Masyair di Mudzalifah, di Mina, di Arafah, itu sudah kita siapkan sebaik-baiknya," kata Menteri Lukman.
Menurutnya, seluruh hotel-hotel yang akan ditempati jemaah haji Indonesia, baik di Madinah maupun di Mekah, sudah siap. Termasuk juga persiapan katering serta transportasi jemaah.
Pemerintah, lanjut Lukman, saat ini fokus untuk menyelesaikan persiapan keberangkatan jemaah haji di Tanah Air, khususnya yang berkaitan dengan penyelesaian dokumen-dokumen perjalanan.
"Sebagian kecil jemaah kita belum melakukan pelunasan biaya haji. Meskipun kita sudah menyiapkan 5% dari total kuota yang ada sebagai cadangan untuk mengantisipasi, kalau ada satu dan lain hal pada saatnya tidak bisa melunasi biaya haji, maka tentu akan digantikan oleh cadangan," katanya.
Menteri Agama berharap kuota jemaah haji 2019 sebesar 231 ribu termasuk 17 ribu haji khusus bisa maksimal digunakan. Kepada para jemaah haji, Menteri Lukman berpesan agar benar-benar mempelajari manasik haji dan menguasainya dengan baik. "Sebab haji adalah prosesi ibadah yang memiliki rangkaian sangat panjang," cetus Lukman.
Untuk itu, diperlukan juga ketahanan fisik, kesehatan, dan kebugaran jasmani. Para jemaah haji bisa melatihnya dengan rutin berjalan kaki.
Kasubdit Dokumen Haji Reguler Nasrullah Jasam menjelaskan, sudah lebih 143 ribu paspor jemaah haji yang terkumpul untuk diproses visanya. Pada 3 Juli 2019 nanti, 50% dari visa jemaah haji yang berangkat pada gelombang pertama ditargetkan sudah selesai. (Tia/H-3)
sebanyak 170 ribu dari total 203.320 jemaah haji reguler 2026 masuk dalam kategori risiko tinggi (risti).
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) didorong untuk mengeluarkan fatwa terkait tata cara dan sumber dana ibadah haji. Wacana itu disampaikan Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak.
Metode TFG digunakan untuk memvisualisasikan pergerakan ribuan jemaah dan petugas di titik-titik krusial di Tanah Suci, termasuk saat puncak pelaksanaan ibadah haji.
hifdzun nafs atau menjaga keselamatan jiwa jemaah haji harus menjadi prioritas utama pemerintah,
Adanya izin pembangunan kampung haji membuat Indonesia dituntut menghadirkan standar pelayanan haji yang berkualitas, transparan dan akuntabel.
Para peserta mulai menemukan nilai-nilai penting seperti kedisiplinan, kegembiraan, dan kekompakan selama mengikuti pelatihan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved