Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan merehabilitasi lahan terutama di Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah Provinsi Bengkulu yang belakangan ini sering terjadi bencana banjir akibat luapan air serta longor.
Direktur Konservasi Tanah dan Air Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung KLHK Yuliarto Joko Putranto menyampaikan hingga 2019 sudah 8.000 hektare lahan direhabilitasi di kawasan sepanjang aliran DAS di Bengkulu.
"Kami merehabilitasi kawasan hutan, sementara di luar hutan menjadi kewenangan dari pemerintah provinsi. Ini yang memang belum banyak mendapatkan perhatian karena anggaran," ujar Yuliarto ketika dihubungi, di Jakarta, pada Senin (29/4).
Lebih jauh, ia menjelaskan kegiatan rehabilitasi DAS di Bengkulu cenderung sedikit karena tidak masuk 15 daftar DAS prioritas. Meskipun demikian, Kementerian LHK, imbuhnya, telah membuat bangunan konservasi tanah dan air sebanyak 30 unit pada 2018.
"Walaupun tidak masuk dalam prioritas tapi Bengkulu belakangan ini mendapat perhatian kami karena sering terjadi bencana banjir dan longsor," ucap Yuliarto.
Dari tutupan lahan yang ada, lebih dari 80% lahan di Bengkulu menjadi pertanian lahan kering campur pada daerah tangkapan air. Selain itu, menurut Yuliarto, kondisi di wilayah terdampak banjir dan longsor dari segi geomorfologis berupa rawa. Apabila curah hujan tinggi, permukaan air naik. Kendati sudah ada bendung cagar alam, saat musim hujan tinggi bisa terjadi limpasan.
"Oleh karena itu kami akan melakukan review tata ruang dengan daerah. Tata ruang harus disesuaikan. Selain itu juga nanti akan kami kaji memang ada juga tambang luasnya sekitar 2% dari tutupan lahan. Apakah ini memberi kontribusi terhadap terjadinya banjir, akan dikaji lebih dalam," terangnya.
Baca juga : Banjir Bengkulu Bukan Akibat Pertambangan
Kementerian LHK juga akan memfasilitasi rencana kaji ulang pengelolaan DAS sesuai amanat dari Peraturan Pemerintah 37/2012 tentang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai karena telah terjadi perubahan tutupan lahan di provinsi Bengkulu. Kajian itu mesti dilakukan bersama pemerintah daerah.
Selain itu, karena daerah terdampak berada pada wilayah rawa, menurut Kementerian LHK perlu diperhatikan sistem drainase agar tidak terjadi lagi luapan air. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejauh ini bencana banjir di Bengkulu telah menewaskan 29 orang korban dan 13 lainnya masih dinyatakan hilang. (A-2)
HARGA ayam dan komoditas cabai merah keriting di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menjelang Ramadan 2026 terpantau mengalami kenaikan.
Disnakeswan Provinsi Bengkulu, telah menyalurkan sebanyak 19.400 dosis vaksin PMK dari pemerintah pusat ke sepuluh kabupaten/ kota yang ada sebagai upaya pencegahan wabah pada hewan ternak.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, mendapatkan sebanyak 1.172 unit Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada 2026.
Virus Nipah dapat ditularkan melalui hewan, salah satunya kelelawar, yang kerap mengonsumsi buah-buahan di alam terbuka.
Ternak yang terserang tersebut, tersebar ditiga kecamatan yakni Tanjung Kemuning, sebanyak 83 ekor, Padang Guci Hilir, 6 ekor dan Luas, 42 ekor.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved