Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
SAYUR dan buah merupakan dua bahan pangan yang sangat penting untuk kesehatan. Keduanya kaya akan vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Para ahli kesehatan menyarankan agar mengonsumsi aneka ragam buah dan sayuran segar yang berwarna warni setiap hari.
"Semakin bervariasi, semakin baik karena akan saling melengkapi. Setiap warna sayur dan buah mewakili kandungan vitamin dan mineral tertentu.
Jadi kalau kita mengonsumsi buah dan sayur yang berwarna warni, asupan vitamin dan mineral kita semakin lengkap," ujar pemerhati kesehatan, dr Sonia Wibisono, pada acara 7 Days Freshness Challenge yang diadakan merek produk peralatan rumah tangga dan peralatan dapur Electrolux, di Jakarta, Minggu (28/4).
Yang menjadi masalah, lanjutnya, sayur dan buah termasuk bahan makanan yang tidak bisa disimpan berlama-lama meski dalam kulkas. Sebab, semakin lama disimpan, buah dan sayur itu akan layu, kering, atau busuk.
"Padahal, kesegaran sayur dan buah juga menentukan kandungan gizi di dalamnya. Semakin segar, semakin tinggi kandungan nutrisinya," imbuh Sonia.
Bukan hanya itu, sayuran dan buah yang tak segar juga kurang sedap saat dikonsumsi. Seperti yang diungkapkan Chef Eddrian Tjhia, kesegaran bahan masakan merupakan salah satu kunci kelezatan hasil akhir masakan.
"Kesegaran bahan yang digunakan turut menentukan rasa masakan yang dihasilkan," katanya pada kesempatan sama.
Nah, untuk membantu masyarakat khususnya para ibu dalam mempertahankan sayur dan buah, Electrolux menawarkan kulkas dengan teknologi mutakhir Nutrifresh Inverter. Kemampuan teknologi itu dibuktikan melalui kegiatan 7 Days Freshness Challenge yang digelar bersamaan dengan perayaan 100 tahun usia Electrolux.
Baca juga: Menag Susul Dua Menteri ke Arab Saudi Cek Kesiapan Haji
Kegiatan yang digelar di Mal Kota Kasablanka, Jakarta itu dimulai pada Minggu (21/4). Di hari itu, empat macam sayur dan buah yakni seledri batangan, jamur shimeji putih, wortel, dan strawberi dimasukkan ke kompartemen penyimpanan sayur dan buah yang terdapat di bagian bawah kulkas Electrolux.
Kemudian, kulkas ditutup dan disegel. Segel tersebut ditandatangani oleh sejumlah saksi termasuk dari perwakilan media, lalu ditempel di pintu. Segel diperkuat dengan lakban yang dipasang mengelilingi pintu kulkas.
Sepekan kemudian, yakni Minggu (28/4) segel dibuka untuk melihat kondisi sayur dan buah itu. Hasilnya, tidak ada perubahan berarti. Buah dan sayuran tersebut masih segar seperti saat dimasukkan.
"Untuk membuktikan kesegarannya, kita patahkan batang seledri ini, masih renyah, bunyi kres-kresnya masih nyaring. Jamur shimeji masih putih, wortel tidak letoy, dan strawberi tidak kisut," ujar Chef Eddrian yang mengeluarkan buah dan sayuran itu di hadapan para saksi.
Head of Product Manager Electrolux, Hendra Pawitra, pun menjelaskan ikhwal teknologi Nutrifresh Inverter tersebut. Menurutnya, Electrolux NutriFresh Inverter fridges hadir dengan teknologi FreshShield Crisper, yaksi seal yang menutup rapat kompartemen penyimpan sayur dan buah.
Dengan demikian, penguapan udara dan air menjadi sangat minimal. Ditambah dengan suhu yang terjaga merata.
"Kedua unsur itu, kelembapan yang terjaga dan suhu merata, menjadikan kesegaran buah dan sayur bertahan lebih lama," terang Hendra.
Dia menambahkan, selama ini para pembeli kulkas yang sudah dipasarkan sejak 2017 itu juga selalu mendapat 'tantangan' untuk melakukan 7 Days Freshness Challenge di rumah. Jika tidak terbukti, uang kembali.
"Tentu saja di rumah pembeli kulkas tidak dilakban. Anggota keluarga bebas membuka tutup kulkas sesuai kebutuhan. Nah, sejauh ini, dari rata-rata penjualan lebih dari 200 kulkas per bulan, belum ada konsumen yang mengembalikan kulkas," pungkasnya.
Dengan adanya teknologi seperti Nutrifresh Inverter, hidup sehat menjadi lebih mudah bukan? (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved