Senin 15 April 2019, 06:15 WIB

Perpustakaan Erasmus Huis yang Instagramable

(Ind/H-3) | Humaniora
Perpustakaan Erasmus Huis yang Instagramable

MI/Indri Yani
Perpustakaan Erasmus Huis

 

PERPUSTAKAAN Erasmus Huis dikenal juga sebagai Pusat Kebudayaan Belanda di Indonesia. Dengan mengambil lokasi di Jalan HR Rasuna Said Kav 3-5, Kuningan, Jakarta Selatan, perpustakaan itu kini tampil lebih modern, baik dari segi desain maupun penataan.

Ketika Media Indonesia berkunjung ke sana pekan lalu, kesan yang muncul ialah nyaman dan tenang. Ruangan perpustakaan didominasi rak-rak buku bercat putih dengan lantai dari kayu, dilengkapi sejumlah sofa dan meja. Pengunjung bisa duduk santai di sana sambil membaca koleksi buku atau mengerjakan tugas.

“Setelah selesai direnovasi, perpustakaan Erasmus Huis hadir dengan tampil­an baru,” ujar Pustakawan Rina Tjokorde, pekan lalu.

Menurutnya, perpustakaan itu terbuka untuk umum. Ada beragam koleksi buku, dari novel sastra, buku-buku tentang seni, dan sejarah yang kebanyakan berbahasa Belanda. Akan tetapi, jangan khawatir, pengunjung juga dapat menemukan buku-buku berbahasa Inggris dan Indonesia di sana.  

“Terdapat sekitar 14 ribu koleksi buku yang ada di Erasmus Huis,” kata Rina.

Koleksi buku didapat dari Universitas Leiden yang semula ditempatkan di Eras­mus Training Center. Setelah Gedung direnovasi, buku-buku itu dipindahkan ke perpustakaan. “Kami terus meng-update koleksi. Untuk buku-buku lama, biasanya dijual di Pasar Belanda, event tahunan di sini,” terang Rina.

Untuk dapat meminjam buku, pengunjung harus terdaftar dulu sebagai anggota perpustakaan. Syarat menjadi anggota perpustakaan ini sangat mudah, yakni mengisi formulir yang disediakan dan membayar iuran per tahun dengan tarif yang terjangkau (lihat grafik).

Adapun jumlah buku yang bisa dipinjam, maksimal tiga buku untuk masa pinjam tiga minggu. Apabila telat mengembalikan, pengunjung akan dikenakan denda sebesar Rp1.000 per hari.

Tidak hanya difungsikan sebagai tempat membaca, perpustakaan itu juga mengusung konsep open space yang bisa digunakan sebagai tempat pertemuan, semisal diskusi.

Salah satu pengunjung Rintan, 29, mengaku senang berkunjung ke Perpustaka­an Erasmus Huis yang tampil kekinian. “Selain suasananya nyaman, pengunjung diperkenankan mengambil foto. Tampil­annya instagramable, menarik untuk diunggah ke media sosial,” tutur Rintan. (Ind/H-3)

Baca Juga

ANTARA

KRL Yogyakarta-Solo Mulai Uji Coba, Tarif Dipatok Rp8 ribu

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 21 Januari 2021, 00:13 WIB
Sama dengan tarif kereta api (KA) Prambanan Ekspress (Prameks) yang selama ini sudah melayani koridor...
Dok. Shafwah Global Utama

Shafwah Holidays Gandeng Santri Kembangkan Wisata Halal

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 20 Januari 2021, 23:53 WIB
program yang dinamakan Ustadpreneur itu mengajak santri di seluruh Indonesia untuk mengembangkan paket wisata halal melalui...
ANTARA/Nova Wahyudi

BMKG Ingatkan Waspada Hujan Ekstrem Hingga Februari 2021

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Januari 2021, 23:40 WIB
Masyarakat juga diimbau berhati-hati dengan tidak mendekati area kejadian guna menghindari risiko yang lebih...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya