Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Perguruan Tinggi Mesti Berkontribusi Nyata Bagi Masyarakat

Syarief Oebaidillah
14/4/2019 18:15
Perguruan Tinggi Mesti Berkontribusi Nyata Bagi Masyarakat
Menristek Dikti M Nasir (kiri) bersama Mendikbud Muhadjir Effendy(ANTARA FOTO/Wahyu)

PEMERINTAH melalui Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) berupaya mengembangkan dan memajukan potensi daerah di tanah air dengan menyiapkan dan membangun lembaga pendidikan tinggi.Namun begitu, keberadaan lembaga pendidikan termasuk pendidikan vokasi yang tengah digenjot guna mencetak sumber daya manusia ( SDM ) unggul mesti dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

Baca juga: Dua Kapal Perusak Terumbu Karang Bayar Ganti Rugi Rp35,4 Miliar

"Jika perguruan tinggi atau politeknik disini berdiri dan ingin ditingkatkan statusnya menjadi negeri maka keberadaannya mesti berkontribusi nyata memiliki nilai tambah yang dapat dirasakan masyarakatnya khususnya di Bima, NTB ini, " kata Menristek Dikti M Nasir pada pertemuan dengan pimpinan perguruan tinggi swasta dan politeknik di kantor pemerintah daerah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu ( 14/4).

Turut hadir Gubernur NTB Zulkiflimansah, Bupati Bima Indah Damayanti, Rektor Universitas Mataram Lalu Husni, serta tokoh masyarakat NTB yang juga anggota Komisi VII DPR Fraksi Nasdem Kurtubi dan anggota DPR Fraksi PAN Syarifudin.

Nasir mengingatkan potensi daerah yang ada di Bima harus mampu diberdayakan perguruan tingginya. Ia mencontohkan seperti potensi pertanian dan tambak ikan bandeng di Bima harus meningkat dan dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat setempat. "Jika tidak, hanya bersifat business as usual atau biasa saja , " cetusnya..

Nasir menjelaskan, Kemenristek Dikti telah diminta Presiden Joko Widodo untuk memperhatikan berbagai potensi daerah guna dikembangkan pendidikannya termasuk pendidikan tinggi bidang vokasi.

"Presiden telah kembangkan pembangunan yang tidak lagi Jawa sentris, namun Indonesia sentris. Maka daerah kepulauan seperti Bima dan kepulauan lain amat penting, "cetusnya.

Terkait keberadaan Politeknik Bima Mataram.yang tengah diupayakan pemda Bima dan Pemprov NTB menjadi Politeknik Negeri. Nasir menyatakan mendukung dengan persyaratan yang harus disiapkan.

"Siapkan persyaratannnya nanti saya laporkan ke Presiden, jika siap akan dinegerikan. Karena kita ingin putra daerah mampu menjadi SDM unggul siap bekerja membangun daerahnya dan tidak menjadi penonton, " tegasnya seraya menambahkan SDM unggul yang dapat berinovasi dapat dicetak melalui lembaga pendidikan.

Anggota Komisi VII DPR Fraksi Nasdem Kurtubi menegaskan pihaknya sangat mendukung peningkatan SDM wilayah NTB dengan berdirinya politeknik di Bima, Sumbawa dan daerah lainnya.

Baca juga: SIKK Wajibkan Siswa Berbahasa Indonesia

"Sebagai wakil rakyat NTB tentu kita akan perjuangkan kemajuan pendidikan dan peningkatan kualitas SDM wilayah kami," kata Kurtubi.

Pakar energi ini berharap kalangan muda NTB meniadi lebih maju dan siap berkontribusi mengisi lapangan pekerjaan dan memajukan berbagai bidang pembangunan. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya