Rabu 10 April 2019, 11:40 WIB

DMI Minta Pengurus Isyef Kembangkan Wisata Religi Berbasis Masjid

Antara | Humaniora
DMI Minta Pengurus Isyef Kembangkan Wisata Religi Berbasis Masjid

ist
Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Syafruddin menerima pengurus Indonesia Islamic Youth Economi Forum (Isyef), Rabu (10/4) pagi.

 

WAKIL Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Syafruddin menerima pengurus Indonesia Islamic Youth Economi Forum (Isyef), Rabu (10/4) pagi.

Dalam pertemuan itu, Ketua Isyef, Muhammad Atras Mafazi, menyampaikan rencana kegiatan yang akan dilakukan saat Ramadan mendatang dengan mengadakan Isyef 2.0, di antaranya Khatam Fest yang  di 16 masjid yang berada di ibu kota provinsi.

Waketum DMI pun menyambut baik rencana yang akan digelar Isyef di bulan suci tersebut.

"Saya selalu akan mendukung kegiatan yang menjadi inisiatif dari Isyef tentu dengan yang dilandasi oleh niat yang baik. Sekecil apapun pikiran dan kontribusi yang ada akan berdampak sangat luas dan menjadi inspirasi banyak orang. Saya akan hadir di beberapa daerah nanti," ujar Syafruddin.

Ia berpesan agar rangkaian kegiatan ini juga dapat mendukung program wisata religi berbasis masjid. Sebab, Indonesia memiliki banyak sekali masjid bernilai sejarah tinggi.

"Kegiatan ini bisa diadakan di masjid-masjid bersejarah sehingga dapat mempromosikan wisata religi berbasis masjid.

Kita banyak memiliki masjid bagus dan bersejarah seperti Al Markaz di Sulawesi Selatan, Masjid Imam Lapeo di Sulawesi Barat, masjid di Cirebon, dan masih banyak lagi," kata Syafruddin.

Wisata religi berbasis masjid merupakan salah satu program unggulan DMI. Banyak negara yang telah menjadikan wisata religi berbasis masjid sebagai andalan utama pariwisata.


Baca juga: Zona Kebaikan Air, Wahana Edukatif Anak


Tidak sedikit pendapatan untuk negara yang dihasilkan dari wisata religi ini. Syafruddin mencontohkan kesuksesan Grand Mosque di Uni Emirat Arab yang dikunjungi tidak kurang dari 10 ribu wisatawan setiap harinya.

"Bayangkan berbagai masyarakat dunia dari berbagai agama mendatangi Grand Mosque, untuk mengangumi keindahan masjid dan artefak yang ada di sana.

Indahnya lagi, para wisatawan itu mau mengenakan busana Islami seperti kerudung dan melepas alas kaki. Kalian harus juga bisa untuk mengelola dan mengembangkan wisata masjid ini," jelasnya.

Syafruddin yang juga menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi meminta agar pengurus Isyef melibatkan organisasi pemuda Islam dan remaja masjid saat melaksanakan kegiatan tersebut.

"Kemarin DMI telah berhasil menyatukan berbagai organisasi kepemudaan dan remaja Islam untuk mengembangkan ekonomi umat. Kegiatan ini juga dapat melibatkan elemen pemuda Islam yang ada," ucapnya. (OL-1)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Haris Pertama Kembali Terpilih Menjadi Ketua Umum KNPI

👤Selamat Saragih 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 23:30 WIB
Kongres DPP KNPI menghasilkan Haris Pertama menjadi Formatur/Ketua Umum kembali untuk periode...
MI/M, Irfan

Rasio Kesembuhan Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 97,3 Persen

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 22:15 WIB
Sehingga angka kumulatifnya terus meningkat melebihi 5,8 juta orang sembuh atau tepatnya 5.892.126 orang...
Dok.MOM

Merayakan Hidup dan Semangat Para Ibu di MomFest 2022 #CelebratingMOM5

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 21:58 WIB
MomFest #CelebratingMoM5 dihadiri lebih dari 300 peserta secara offline dan online serta dimeriahkan oleh figur publik dan para ahli di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya