Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Beasiswa UBL Sasar Masyarakat Sekitar dan Siswa Berprestasi

Muhammad Zen
29/3/2019 23:54
Beasiswa UBL Sasar Masyarakat Sekitar dan Siswa Berprestasi
Mahasiswa UBL Saat melakukan KKN di Kalimantan barat(Ist)

YAYASAN Budi Luhur tetap komitmen untuk mencetak mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara keilmuan, namun juga berbudi pekerti yang baik agar bisa masuk ke semua lapisan masyarakat.

Memasuki usia ke-40, yayasan pendidikan ini memberikan program khusus bagi masyarakat yang memerlukan pendidikan tinggi berupa pembebasan Biaya Investasi Pendidikan (BIP)/uang gedung, terutama masyarakat Kecamatan Pesanggrahan dan Kecamatan Ciledug hingga 30 April 2019 dengan mereka cukup membayar sekitar 50% dari biaya yang seharusnya dikeluarkan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Pengurus Yayasan Budi Luhur Sakti Kasih Hanggoro saat Media Gathering jelang perayaan ulang tahun ke-40 Budi Luhur yang jatuh pada 1 April 2019, di Doktorandus Koffie, kompleks Universitas Budi Luhur Jakarta, Jumat (29/3).

"Sesuai visi yayasan, kita ingin mendidik mahasiswa menjadi yang lebih baik. Tidak hanya mencerdaskan secara keilmuan, tapi juga memiliki jiwa yang berbudi luhur," ujar Hanggoro.

Program beasiswa lain yang diberikan Universitas Budi Luhur adalah Beasiswa 5 Milyar dan Beasiswa Nusantara.

Baca juga : Pencari Beasiswa Luar Negeri Banyak Terkendala Bahasa

Beasiswa 5 milyar terdiri dari  beasiswa atlet, beasiswa prestasi, beasiswa akademik, beasiswa kurang mampu. Sedangkan Beasiswa Nusantara merupakan pemberian beasiswa bagi masyarakat di pelosok tanah air yang kurang tersentuh pendidikan, seperti dari Pulau Nias, Kalimantan, Sulawesi, Suku Pedalaman Dayak, Gunung Sitoli dan yang sedang dijajaki saat ini dari Suku Anak Dalam di wilayah Tebo, Jambi.

Di tempat yang sama, Rektor Universitas Budi Luhur (UBL) Didik Sulistyanto mengatakan, beberapa tahun terakhir UBL mewajibkan mahasiswa semester 5 dan 7 untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Tujuannya selain mempraktekkan keilmuan mahasiswa ke tengah masyarakat, juga meningkatkan rasa peduli mahasiswa terhadap lingkungan.

"Awal 2019 kita memberangkatkan sekitar 1.000 mahasiswa untuk KKN di enam provinsi Indonesia, yakni Jambi, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Barat dan Provinsi Banten. Tema yang diusung misalnya program bank sampah, rumah cerdas, hingga membantu masyarakat pedesaan untuk melek teknologi informasi,” jelas Didik.

Sebagai lembaga pendidikan tinggi berbasis teknologi informasi, Universitas Budi Luhur juga melakukan pengembangan riset dan inovasi teknologi, seperti bidang e-health, big data, bidang informasi teknologi dan juga mobil listrik. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya