Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

Kampanye Pengurangan Sampah di Java Jazz, KLHK Bagian Suvenir

Antara
03/3/2019 13:00
Kampanye Pengurangan Sampah di Java Jazz, KLHK Bagian Suvenir
(Dok. ppid.menlhk.go.id)

KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) turut memeriahkan gelaran Java Jazz Festival (JJF) ke-15 dengan mengampanyekan pengurangan sampah.  

Dalam gelaran JJF yang berlangsung di Jakarta International Expo Kemayoran, mulai 1 hingga 3 Maret 2019, Kepala Biro Hubungan Masyarakat KLHK Djati Witjaksono Hadi, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/3), mengatakan pihaknya memberikan informasi kepada pengunjung terkait dengan pengelolaan sampah.

KLHK yang mengusung tagline Less Waste More Jazz membagikan suvenir kepada pengunjung berupa sedotan stainless steel untuk mengurangi sampah sedotan plastik.

Suvenir lain yang dapat diperoleh pengunjung secara cuma-cuma adalah kantong belanja guna ulang.  

Melalui kedua benda tersebut, Djati berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar mengurangi penggunaan sedotan dan kantong plastik.

Baca juga: Kenaikan Suhu Laut Pangkas Suplai Ikan

Kementeriannya mengimbau pengunjung dan peserta JJF untuk menghindari dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai (single-use plastics) seperti kantong belanja plastik (gunakan tas pakai ulang), sedotan plastik (biasakan tanpa sedotan atau gunakan sedotan pakai ulang), hindari minuman kemasan plastik, dan kemasan styrofoam (gunakan wadah makanan pakai ulang).

Selain soal sampah, Djati selaku penanggung jawab Pavilliun KLHK di JJF juga mengatakan, pihaknya memberikan pengetahuan tentang perhutanan sosial, rehabilitasi lahan di daerah aliran sungai (DAS).

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya dalam kunjungan kerja ke beberapa daerah juga mengajak masyarakat mengurangi sampah dari rumah sendiri.  

Siti menyebut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019 menjadi momentum yang baik dalam mengajak seluruh pihak mewujudkan kesamaan langkah dan keperdulian pengelolaan sampah di Indonesia. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya