Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
AJANG tahunan Nongsa Regatta resmi ditutup. Acara yang sudah memasuki tahun keempat tersebut dapat dibilang sukses. Hal tersebut tercermin dari raut bahagia dan bangga dari para peserta, pengunjung, maupun pihak penyelenggara.
Salah satu pemenang asal Selangor, Malaysia yang berlomba di kategori Optimis Class F, Aina Zulaikha mengungkapkan, dalam acara tersebut, dirinya bisa menikmati keindahan sisi lain Batam dengan menyusuri perairan Nongsa.
“Nongsa sangat mendukung untuk kegiatan ini. Ombaknya bagus, begitu pun dengan kondisi infrastuktur di lokasi, Pelabuhannya sudah sangat cocok untuk kapal-kapal kami bersandar," ungkap Aina saat ditemui seusai acara penutupan, Minggu (27/1).
Hal senada juga diungkapkan Kurt Metzger dari Waka Terre Club. Ekspatriat asal Amerika Serikat yang tinggal di Singapura itu mengatakan kondisi alam di Nongsa konsisten dan benar-benar mendukung acara tersebut.
Baca juga: Bunga Langka Rafflesia Juga Tumbuh di Rejang Lebong
Dirinya pun tahun lalu turut berpartisipasi dan menyelesaikan 7 balapan dan dirinya pun kembali berpartisipasi tahun ini.
”Sehebat apa pun keterampilan yang kita miliki, menjadi sia-sia jika tidak didukung dengan kondisi alam yang memadai. Tahun ini, saya kembali meramaikan Nongsa Regatta karena saya tahu ombak dan angin di sini sangat bagus," ungkap Metzger.
Dalam kesempatan yang sama, Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I Kementerian Pariwisata RI Dessy Ruhati menjelaskan Nongsa Regatta 2019 dapat berjalan dengan baik. Ajang yang berlangsung selama 3 hari (25-27 Januari) tersebut diharapkan ke depannya dapat menarik wisatawan asing lebih banyak.
"Saya berharap nanti pada Nongsa Regatta yang ke-5, bisa lebih banyak mengundang peserta dan agar lebih kompetitif. Tahun depan, kami juga akan mengundang teman-teman dari TNI AL serta pemuda-pemudi dari daerah lain di Indonesia sehingga kegiatan semacam ini tidak hanya dapat mengundang wisatawan mancanegara tapi juga wisatawan Nusantara," ungkap Dessy saat ditemui seusai penutupan.
Dessy menambahkan letak Nongsa amat strategis sehingga dapat dikembangkan menjadi pusat pengembangan pariwisata khususnya untuk mendapatkan target wisatawan dari wilayah terdekat yaitu Singapura.
"Peserta tahun ini 234 orang. Diharapkan, tahun depan, bisa mencapai 350. Untuk target wisatawan asing di wilayah Kepri sendiri kita berharap tahun ini khusus untuk Singapura saja targetnya 2 juta wisatawan, Thailand 150 ribu, Indochina sekitar 900rb. Mudah-mudahan tercapai sehingga bisa mendukung (target) 20 juta wisatawan asing 2019," pungkas Dessy. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved