Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
SEMANGAT perjuangan yang digelorakan Pengurus Pusat Blusukan (Bulaksumur untuk Kemenangan) Jokowi kini semakin kuat. Yel-yel perjuangan selalu dibawakan Ketua Umum PP Blusukan Jokowi, Teguh Indrayana, dalam setiap kesempatan sambutannya.
Gaya khas yang kuat dan intonasi yang jelas, karakter bersahaja, berwibawa, serta tanpa ada keraguan di depan masyarakat yang menonton, kerap membakar semangat. Bahkan, pekikan salam perjuangan selaku disambut antusias peserta saat hadir menyaksikan langsung. Dalam yel-yel tersebut diselipkan kalimat yang menambah kesan heroik dan keseruannya.
"Milenial, bersatu. Jokowi-Amin, menang. Indonesia maju, NKRI jaya," kata Teguh yang diikuti para peserta deklarasi dan turnamen eSport Blusukan Jokowi Milenial (BMJ) serta semua tamu undangan di Upnormal Coffee, Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (23/12) pagi.
Hal ini diikuti seluruh gamer di Indonesia lantaran menyajikan banyak hiburan dan hadiah menarik yang disediakan, utamanya bagi para pemenang. Games yang dipertandingkan pada eSport ini adalah Mobile Legends.
Teguh Indrayana menerangkan bahwa kaum milenial merupakan kelompok pemilih dalam Pemilihan Umum Presiden 2019 sekitar lebih dari 40%. Jumlah ini, kata dia, sangat potensial untuk memenangkan Pilpres 2019.
Karena itu, penyelenggaraan pesta demokrasi juga harus meningkatkan dan meraih partisipasi pemilih pemula atau pada saat ini lebih dikenal dengan istilah pemilih milenial.
"Karena itu, dengan menjaring sebanyak-banyaknya kaum milenial dan menyatukan pilihan mereka kepada Jokowi-Amin maka diharapkan kita bisa meraih kemanangan di Pilpres 2019. Untuk itu, mari kita rapatkan barisan untuk bersatu padu dan bersama-sama menyebarluaskan hal-hal yang telah dicapai oleh pemerintahan Jokowi selama periode pertama. Sehingga hal-hal tersebut perlu dilanjutkan satu periode lagi," terangnya.
Diutarakannya lagi, kemenangan petahana Joko Widodo, yang kini berpasangan dengan KH Ma'ruf Amin, mutlak diperlukan guna meneruskan pembangunan bangsa dan negara yang telah dicapai sekarang. Karena itu, tambahnya, mendorong senua pihak bekerja keras untuk memenangkan Jokowi-Amin sehingga kehidupan berbangsa dan bernegara akan menjadi lebih baik.
Dengan kembali terpilihnya Jokowi, maka kehidupan bernegara lebih baik. Hal tersebut berarti juga, maka Indonesia lebih maju dan akan disegani oleh negara-negara lain sebagai suatu negara yang besar dan kuat.
"Untuk menjadi negara yang besar dan kuat diperlukan persatuan dan kesatuan bangsa yang kuat. Karena aset national yang terbesar adalah persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan semangat persatuan dan kesatuan bangsa yang kuat serta di bawah kepemimpinan Jokowi-Amin yang merupakan kombinasi umara dan ulama yang tidak diragukan lagi kesetiaannya untuk mempertahankan dasar falsafah negara RI, yaitu Pancasila, UUD 45, serta Bhinneka Tunggal Ika, maka NKRI Jaya," jelasnya.
"Untuk, itu bulatkan tekad saudara-saudara untuk nanti pada saat fajar menyingsing di hari pencoblosan, jangan ragu-ragu, pilih dan coblos nomor 01 Jokowi-Amin. Karena inilah pilihan kita yang tepat untuk meneruskan pembangunan Bangsa dan negara menuju yang lebih baik lagi," paparnya.
Sementara itu, Sulistiyani, sebagai Ketua Panitia Pelaksana Turnamen, mengatakan, menghadapi perkembangan industri eSport di Indonesia, pihaknya ingin ikut hadir untuk menjadi pendukung utama bagi industri ini. Bahkan disertai bazar produk kreatif, DJ performance, dan talkshow bertajuk 'Games Sebagai Peluang Usaha dan Profesi untuk Generasi Milenial'.
Kesempatan tersebut dihadiri pembicara Triawan Munaf selaku Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Ashadi Ang, Direktur UniPin, Bayu Putra Sentosa, atlet eSport, Maman Himawan, komentator, dan Rosita Wiryandari, moderator.
Selain itu, hadir pula Pembina Blusukan Millenial Jokowi (BMJ), Endang Budi Karya Sumadi dan Gugus Tugas Kampanye Publik Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Doddy Akhmadsyah Matondang, serta Direktur Relawan TKN Jokowi-Amin, KH Maman Imanulhaq.
Blusukan Jokowi lewat Blusukan Jokowi Milenial memang mengincar dukungan para gamers dari kalangan milenial dalam Pemilu 2019, untuk menambah suara dukungan yang selama ini telah terbentuk. Guna mengakomodasi hal itu, di antaranya dibuat turnamen eSport.
Selain itu, yang telah dilakukan yakni kerja bakti, fogging, dan pasar murah. Diharapkan, semakin dekat dengan kaum muda milenial dan semakin banyak yang berpartisipasi tentu akan semakin meriah dan memenangkan Jokowi-Amin di Pilpres 21019.
Terlebih, salah satu hal yang menjadi fokus penyelenggaraan pemilu dan Blusukan Jokowi adalah meningkatkan partisipasi pemilih pemula atau yang pada saat ini lebih dikenal dengan istilah pemilih milenial.
Jenis pemilih ini memang biasanya cenderung tidak terlalu aktif dalam politik, tapi studi yang sama menunjukkan mereka sangat melek informasi dari sosial media. Karena itu, Blusukan Jokowi Milenial perlu meningkatkan sosialisasi dengan cara yang kreatif dan inovatif untuk menjaring partisipasi pemilih pemula. (RO/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved