Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

UBL Jadi Tuan Rumah Pelatihan Jurnal Elektronik

Sidik P
20/11/2015 00:00
UBL Jadi Tuan Rumah Pelatihan Jurnal Elektronik
(DOK UBL)
UNIVERSITAS Budi Luhur (UBL) dipercaya sebagai tuan rumah kegiatan pelatihan pengelolaan dan akreditasi jurnal elektronik/OJS di Hotel Ara Gading Serpong, pada awal November 2015.
Pada kegiatan yang didukung oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) itu dihadiri peserta dari 15 pengelola jurnal ilmiah baik dari perguruan tinggi maupun lembaga lainnya di seluruh Indonesia. Bentuk kegiatan ini berupa penyampaian pedoman akreditasi dan tutorial penggunaan aplikasi Sistem akreditasi jurnal nasional (Arjuna).
Rektor UBL Prof Suryo Hapsoro Tri Utomo, Ph.D mengatakan dipercayanya  UBL oleh Kemenristek Dikti karena mempertimbangkan beberapa hal yaitu UBL merupakan perguruan tinggi sehat dan bisa bekerjasama, dan karena pelatihan pengelolaan e-journal senafas dengan program UBL sendiri.
Suwitno dari Dit-Litabmas DIKTI yang juga Kabubdit HKI menyampaikan kegiatan pelatihan pengelolaan dan akreditasi Jurnal Elektronik-Open Journal System (OJS) ini diharapkan bermanfaat bagi pengelola terbitan berkala ilmiah.
''Sehingga ini bisa jadi sarana bagi penulis dalam mempublikasikan hasil penelitian berskala nasional dan internasional yang akhirnya dapat meningkatkan bahan referensi bagi pengembangan ilmu pengetahuan melalui penerapan OJS,'' pungkas dia.
Kepala Biro Perpustakaan dan Publikasi UBL yang menjadi Ketua Panitia Dra. Dwi Achadiani, MKom menambahkan tujuan pelatihan pengelolaan dan akreditasi jurnal elektronik-Open Journal System (OJS) tersebut untuk meningkatkan motivasi dan kemampuan pengelola jurnal agar mengelola jurnal dengan baik.
''Sehingga para peserta pelatihan bisa meningkatkan pemahaman tentang kebijakan, dasar filosofi, prinsip-prinsip dan prosedur akreditasi terbitan ilmiah dan pengelolaan terbitan berkala ilmiah elektronik,'' ujar dia.
Di sisi lain, lanjut Dwi, untuk meningkatkan pengetahuan pengelolaan dan pengajuan akreditasi terbitan berkala ilmiah, meningkatkan kesadaran peran akademis untuk mengembangkan terbitan berkala ilmiah sebagai sarana publikasi artikel ilmiah, menjembatani komunikasi antar peneliti secara nasional dan internasional. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya