Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Elektabilitas Adhyaksa makin Moncer untuk DKI 1

Ghani Nurcahyadi
12/11/2015 00:00
Elektabilitas Adhyaksa makin Moncer untuk DKI 1
(Antara/Sigid Kurniawan)
PERLAHAN namun pasti diperlihatkan oleh calon Gubernur DKI Jakarta Adhyaksa Dault. Mantan Menterti Pemuda dan Olahraga itu namanya semakin diperhitungkan untuk menjadi orang nomer satu di DKI Jkaarta.

Buktinya, survei terbaru yang dilakukan Cyrus Netwok menunjukkan bahwa tingkat elektabilitas pria yang lahir di 7 Juni 1963 itu dalam bursa calon Gubernur untuk pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2017 meningkat pesat dalam beberapa bulan terakhir.

Saat ini, tingkat elektabilitas Adhyaksa sudah berada di peringkat keempat. Namanya berada di bawah tiga nama yang menduduki tiga besar dalam survei yang digelar sebelumnya, yakni Gubernur petahana DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, dan mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

"Adhyaksa yang baru saja didaulat oleh sejumlah kalangan mendapatkan dukungan yang cukup signifikan," kata peneliti Cyrus, Eko David Afianto, Rabu (11/11).

Dalam survei terbaru yang dilakukan Cyrus, tingkat elektabilitas Adhyaksa mencapai 6,7%. Angka tersebut hanya terpaut 2,4% dari Risma yang berada di peringkat ketiga dengan 9,1%. Sementara tingkat elektabilitas Emil 15,9 persen, dan Ahok di peringkat pertama dengan 40,7 persen.

Menurut Eko, Adhyaksa melewati nama-nama lain yang sebelumnya sudah lebih dulu beredar, seperti Nachrowi Ramli yang peringkat kelima dengan 5%, disusul berturut-turut Biem Benyamin dengan 3,1%, Abraham Lunggana dengan 2,3%, Djarot Saiful Hidayat dengan 1,3%, dan Sandiaga Uno 0,3%.  "Nama Adhyaksa sebelumnya muncul pernah dan belum pernah disurvei," ujar Eko.

Survei terbaru yang dilakukan Cyrus dilakukan pada periode 27 Oktober-1 November 2015. Survei melibatkan 1.000 respenden yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta. Penarikan responden dilakukan dengan teknik multistage random sampling dengan margin of error sekitar 3%. (R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya