Selasa 15 September 2015, 00:00 WIB

Dikepung Asap, Singapura: Damn You Indonesia!

Hendri Kremer | Humaniora
Dikepung Asap, Singapura: Damn You Indonesia!

AFP/ROSLAN RAHMAN

 
Akibat kabut asap menyelimuti negeri kecil Singapura, radio Singapura One FM di frekwensi 91.30 Mzh memaki Indonesia dengan sebutan 'Damn You Indonesia!' (Sialan Kamu Indonesia!).

Hal ini menimbulkan kemarahan warga Kepulauan Riau yang mendengarkan radio negara tetangga tersebut.

"Memang tidak salah jika mereka (Singapura) marah. Tapi jangan, memancing kemarahan bangsa Indonesia. Ini berbahaya untuk hubungan Indonesia-Singapura dalam jangka panjang," tegas Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau Jumaga Nadeak, kepada Media Indonesia, Selasa (15/9).

Menurut dia, bukan hanya Singapura yang menderita akibat kabut asap, melainkan warga Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Palembang, dan Kalimantan. Alangkah tidak sopannya mereka jika memaki Indonesia dengan perkataan 'Damn You Indonesia'.

Dia meminta kepada Singapura untuk memproses penyiar radio tersebut secara hukum, karena kesannya menghina dan mengecilkan Indonesia, yang selama ini sangat membantu Singapura dalam berbagai bidang, baik ekonomi, sosial dan budaya.

Pernyataan keras juga dinyatakan oleh kalangan pemuda di Kepulauan Riau. Ketua Forum Komunikasi Putra-Putri Batam Irawan meminta pemerintah Indonesia memanggil pemimpin Singapura, guna diberitahu bagaimana bertetangga dengan Indonesia.

"Pernyataan di radio nasional dengan mengajak pendengar untuk mengatakan Damn You Indonesia, atau bisa diartikan 'Sialan Indonesia' merupakan penghinaan yang harus diberikan pelajaran. Sebab, bukan Singapura saja yang mengalami berbagai gangguan, warga Kepulauan Riau juga menderita," ujarnya.

Pantauan Media Indonesia mendapati radio One FM di bawah naungan MediaCorps Singapura berulang-ulang kali mengajak pendengar di negara pulau tersebut untuk menyebut kata-kata 'Damn You Indonesi'.

Penyiar radio tersebut yang dikenal dengan sebutan 'Flying Ducthman' yang bernama asli Mark van Cuylenburg,58, adalah keturunan Belanda.

Dia memiliki sejumlah usaha, baik di Indonesia maupun di Singapura. Penyiar yang sudah 18 tahun menjadi penyiar di MediaCorp Singapura tersebut pernah tersandung hukum karena menghina petinggi negara itu dalam siaran radionya.

Dia juga merupakan penyiar senior di radio Singapura. Dalam komentarnya, dia mengatakan Indonesia harus bertanggung jawab dan seluruh warga negara Singapura mendukung untuk mengatakan "Damn You Indonesia".

Setelah mengatakan "Damn You Indonesia", penyiar tersebut tertawa terbahak-bahak seperti merendahkan martabat Indonesia.  (Q-1)





Baca Juga

Ant/Akbar NG

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Hingga 30 Januari, Jabodetabek Level 2

👤Indriyani Astuti 🕔Selasa 25 Januari 2022, 06:36 WIB
PEMERINTAH memperpanjang aturan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali hingga 30 Januari. Jabodetabek masuk...
MI / ADAM DWI.

Waspada, Penularan Omikron Mulai Didominasi Transmisi Lokal

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 25 Januari 2022, 06:30 WIB
Pada 22 Januari 2022 sebanyak 90,1% kasus konfirmasi nasional merupakan transmisi...
dok.humas

Rosita YS Wibawa Terima Penghargaan Bergengsi API 2022

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 25 Januari 2022, 06:28 WIB
ROSITA YS Wibawa, pegiat sosial budaya dan environmental enthusiast bersama dengan sebagian penerima Anugerah Perempuan Indonesia 2022 yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya