Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengedukasi pemudik jalur darat untuk berperilaku ramah lingkungan. Edukasi dilakukan dengan melibatkan pemerintah daerah (pemda), Jasa Marga, dan kepolisian melakukan patroli sampah di sepanjang jalur mudik di Tanah Air.
Menteri LHK Siti Nurbaya mengatakan kesadaran dan upaya 3R yakni reduce, reuse, recycle atau pembatasan, guna ulang, dan daur ulang sampah, perlu ditingkatkan di kalangan pemudik. Hal itu dinilai penting untuk menciptakan budaya bersih.
"Tujuan edukasi mengajak masyarakat ikut mengelola sampah secara benar. Polanya tim KLHK bersama tim Jasa Marga, serta tim Dinas Lingkungan Hidup bersama-sama dalam patroli di jalur mudik," ujarnya, Senin (18/6).
Menurut dia, pola edukasi dan sosialisasi pengurangan sampah di jalur mudik nantinya terus dilakukan secara konsisten. Langkah itu diharapkan bisa membentuk budaya bersih di kalangan masyarakat. Terlebih, lanjutnya, pemerintah membutuhkan dukungan dari publik untuk mewujudkan target ambisius Indonesia bebas sampah 2020.
"Pemerintah tidak bisa sendirian mengatasi sampah. Kita semua harus bergerak bersama. Saya sangat bersyukur sekarang sudah muncul banyak inisiatif dan kreatifitas Pemda serta komunitas masyarakat dalam mengatasi sampah," imbuh Siti.
Menurut catatan KLHK, masalah sampah khususnya sampah plastik sudah mengkhawatirkan. Komposisi sampah plastik di Indonesia sekitar 16% dari total timbulan sampah secara nasional. Sementara itu, komposisi sampah plastik di kota-kota besar seperti Jakarta, mencapai 17%.
Sumber utama sampah plastik berasal dari kemasan (packaging) makanan dan minuman, kantong belanja, serta pembungkus barang lainnya marak ditemukan di sepanjang jalur mudik.
Karena itu, sosialisasi terus dilakukan dengan cara mengajak masyarakat memakai peralatan makan dan minum yang dapat dipakai ulang, menghindari pemakaian wadah plastik sekali pakai seperti kantong plastik, juga membatasi mengkonsumsi makanan dan minuman berkemasan plastik.
"Koordinasi terus dilakukan Dirjen dan Direktur. Patroli sampah bersama akan dilaksanakan pada tempat-tempat rest area dan juga sepanjang jalan tol pada lokasi-lokasi spontan tempat masyarakat berhenti dan istirahat."
Siti menambahkan pihaknya juga telah meminta Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR dan Kementerian BUMN untuk memasukkan parameter pengendalian sampah di tempat-tempat tertentu. Datanya akan diambil dan akan dianalisis bersama untuk menetapkan kebijakan yang tepat agar masyarakat semakin mendukung perubahan perilaku mengurangi penggunaan plastik. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved