Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Mensos Imbau Gerakan Sosial untuk Kurangi Jumlah Pengemis

Indriyani Astuti
22/5/2018 18:12
Mensos Imbau Gerakan Sosial untuk Kurangi Jumlah Pengemis
( ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

MENTERI Sosial (Mensos) Idrus Mahram mengatakan sebaiknya momentum Ramadan dimanfaatkan untuk melakukan gerakan sosial yang salah satu tujuannnya, untuk mengurangi peminta-minta di jalanan.

"Momentum Ramadan sebaiknya kita lakukan gerakan sosial. Tidak hanya Kemensos tapi seluruh umat yang ada," ujar Idrus, seusai menghadiri pelantikan eselon 1 di lingkungan Kementerian Sosial, Jakarta, hari ini, Selasa, (22/5).

Gerakan sosial itu, menurutnya, seperti melakukan donasi atau beramal. Mensos mengimbau kepada masyarakat--apalagi mereka yang keadaan ekonominya baik, untuk berbagi kepada sesama. Menurutnya orang dengan penghasilan yang baik dapat menyisihkan sebagian dari yang didapat melalui zakat.

"Kita imbau kepada umat islam yang punya kemampuan kaya, mau kekuarkan infak dan zakat. Terutama zakat mal," ujar Idrus.

Dia pun berharap bakti sosial dapat dilakukan dengan tertib. Jangan sampai terulang peristiwa pembagian sembako berdesak-desakan seperti yang terjadi di Monas, beberapa waktu lalu. Menurutnya dalam memberikan bantuan sosial, sebaiknya langsung mendatangi penerima.

"Datangi langsung dengan minta data ke kelurahan atau RT/RW. Bukan dikumpulkan di tempat ramai, yang malah menimbulkan masalah. Itu harapan saya," pungkas Idrus.

Pemerintah, menurutnya, telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi angka kemiskinan melalui pemberian berbagai program bantuan sosial yang terintegrasi.

Data Badan Pusat Statitik (BPS) menunjukkan angka kemiskinan per September 2017 mencapai 26,58 juta jiwa atau sekitar 10,12% dari total penduduk. Kemudian, per September 2017 kesenjangan sosial yang diukur dengan Indeks Gini mencapai 0,391.

Sampai akhir 2019, pemerintah akan terus berupaya menekan angka kemiskinan sampai angka 9%. Kemensos, sambungnya, memiliki sejumlah program untuk mengatasi berbagai masalah sosial, baik itu kegiatan yang terkait dengan perlindungan sosial, jaminan sosial, rehabilitasi sosial, pemberdayaan sosial, dan penanganan fakir miskin. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya