Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Penelitian Terbentur Penguasaan Teknologi

Sri Utami
15/5/2018 22:50
Penelitian Terbentur Penguasaan Teknologi
(Ist)

PENGEMBANGAN penelitian banyak terbentur kesiapan teknologi yang masih rendah atau masih skala laboratorium. Hal itu membuat hasilnya masih sulit dikomersialisasi maupun  memberikan manfaat kepada masyarakat luas.

Kasubdit Pangan Kesehatan dan Obat, Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Desmelita mengungkapkan hal itu, di Jakarta, Selasa (15/5).

"Pendekatan riset perlu terus difasilitasi secara konsisten dan berkelanjutan untuk mendorong hilirisasi sehingga bermanfaat untuk masyarakat dan berdampak ekonomi," jelas Desmelita.

Selain itu, diperlukaan perbaikan pendanaan dan kualitas peningkatan sistem sumber daya manusia (SDM) organisasi untuk mencapai produktivitas proses serta target produk hasil litbang yang komersial.

"Kami sudah memiliki rencana induk riset nasional 2017-2045 yang fokus terhadap riset kesehatan dan obat, salah satunya penguasaan produkai vaksin utama dan pengembangan fitofarmaka berbasis sumber daya lokal," tutur Desmelita.

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi berperan strategis dalam memastikan terwujudnya berbagai konsorsium (sinergitas) untuk melahirkan karya dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Untuk itu kami harus mampu menciptakan suasana riset yang lebih kondusif melalui berbagai kebijakan, seperti insentif, mekanisme pertanggungjawaban anggaran, penghargaan atas karya dan temuan, serta keberpihakan  yang meliputi paten, hak cipta, dan publikasi, kepada para peneliti lokal," tandasnya. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya