Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH lansia atau orang lanjut usia di Indonesia semakin meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) diperkirakan ada sekitar 24 juta lansia di Indonesia atau 9,3% dari jumlah penduduk. Pada 2035 jumlah lansia diprediksi melonjak hingga 2 kali lipat atau mencapai 40 juta orang.
Hal tersebut tidak seimbang dengan jumlah fasilitas kesehatan yang telah memiliki geriatri atau layanan kesehatan khusus lansia, yang hanya dimiliki oleh 14 rumah sakit di Indonesia.
"Memang ini tantangan untuk kita semua. Dibutuhkan kerja keras untuk bisa menghasilkan lansia yang sehat dan sejahtera," ujar President Indonesian Geriatrics Medicine Siti Setiati dalam diskusi di Kementerian Kesehatan, di Jakarta, Senin (14/5).
Siti mengatakan, pemerintah harus terus mendorong fasilitas kesehatan, khususnya rumah sakit untuk dapat menghadirkan geriatri. Dengan begitu penanganan lansia akan dapat dilakukan dengan lebih fokus dan maksimal.
"Perlu strategi untuk mencegah lansia sakit dan dalam menangani lansia yang sedang sakit, di geriatri hal itu dilakukan," ujar Siti.
Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengatakan, upaya peningkatan layanan untuk lansia terus dilakukan. Termasuk, menyediakan pelatihan geriatri bagi tenaga kesehatan yang menginginkan.
"Memang masih minim, saat ini spesialis geriatri juga masih sedikit sekali di Indonesia," ujar Nila.
Ia mengatakan, terus mendorong dan juga berupaya agar semakin banyak layanan kesehatan yang memiliki geriatri. Tidak hanya rumah sakit, tetapi juga puskesmas agar bisa semakin banyak yang menyediakan layanan kesehatan untuk lansia.
"Karena angka harapan hidup juga terus naik kita ya, juga ada bonus demografi. Jadi benar-benar akan disiapkan," ujar Nila.
Saat ini Kemenkes juga tengah terus berkomunikasi dengan beberapa pihak, termasuk Bappenas untuk menghasilkan strategi nasional untuk menghasilkan lansia sejahtera. Diharapkan rancangannya akan segera selesai dan dapat disahkan melalui peraturan presiden dalam waktu dekat.
Di dalamnya akan dibahas dengan detail berbagai hal yang harus dan akan dilakukan dalam menghadapi lonjakan lansia pada 2035 mendatang dan layanan lansia seterusnya.
Menurut data Kementerian Kesehatan, pada 2017 hanya ada 14 rumah sakit rujukan pemerintah yang tersebar di 12 provinsi yang telah memiliki pelayanan geriatri. Sebanyak 3646 puskesmas yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan untuk lansia. Adapun posyandu lansia (Posbindu) sebanyak 80.353 unit.
Sebanyak 47, 37% lansia atau 60 tahun ke atas, masih bekerja. Hanya sekitar 0,73% yang benar-benar pengangguran atau sudah tidak sama sekali bekerja. Sementara untuk kategori kesehatan, diperkirakan 1 dari 4 lansia atau seperempat dari total lansia di Indonesia berada dalam kondisi sakit. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved