Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Ristek dan Dikti M. Nasir mengatakan pemerintah harus menyelesaikan masalah infrastruktur seperti gedung-gedung kampus yang mangkrak. Sejumlah skema baru dipertimbangkan pemerintah, baik melalui alokasianggaran khusus maupun dengan membuka peluang kerja sama dengan swasta.
"Gedung mangkrak sebagaimana yang disampaikan Menteri Keuangan kejadian bukan baru tahun 2017 atau 2018 tapi ini sejak 2010 mangkraknya," ujar Menteri Riset dan Dikti, M. Nasir, di Universitas Pendidikan Ganesha, (08/05).
Nasir mengatakan, kesalahan terjadi karena kebijakan saat itu memprioritaskan kemerataan anggaran pembangunan gedung untuk setiap perguruan tinggi. Padahal, kebutuhan setiap kampus berbeda-beda.
"Anggaran itu semestinya bagaimana setiap bangunan itu bisa selesai jadi anggaran harus dialokasikan pada pembangunan gedung-gedung sampai tuntas, bukan anggaran itu dibagi rata semua dapat saja," ujar Nasir.
Ia mengatakan, selain menunggu penyelesaian lewat pengalokasian anggaran, saat ini upaya menjalin mitra dengan swasta juga tengah dilakukan. Dengan begitu diharapkan penyelesaian pembangunan akan lebih cepat dilakukan.
Sementara itu, terkait anggaran pendidikan, dia mengatakan, kebutuhan akan biaya pengembangan lulusan perguruan tinggi memang tidak sedikit. Salah satu hal yang paling banyak menyerap anggaran ialah pemberian beasiswa.
"Misalnya bidikmisi meski anggaran untuk Dikti pernah mengalami penurunan, jumlah penerima tetap ditingkatkan," ujarnya. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved