Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Susi Minta Nelayan Kawal Pemberantasan Mafia Ikan

MICOM
08/5/2018 19:27
Susi Minta Nelayan Kawal Pemberantasan Mafia Ikan
(ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) memaksimalkan dukungan serta berada di barisan terdepan jika upaya pemberantasan mafia pencuri ikan yang dilakukan tersebut mendapat tekanan dari berbagai pihak.

Menurutnya, hal ini penting, karena menurutnya kebijakan penenggelaman kapal pencuri ikan adalah kebijakan yang paling tepat yang terbukti mampu mengembalikan kedaulatan laut Indonesia.

“Sudah 363 kapal yang kita tenggelamkan. Kenapa itu satu-satunya cara yang bisa menyelesaikan persoalan? Kalau tidak (ditenggelamkan), (sebaliknya) dilelang harganya Rp100 juta, kembali lagi yang punya mafia lagi. Bulan depan tangkap lagi (kapal pencuri) yang sama. Bikin kerjaan tidak selesai-selesai,” ungkap Menteri Susi saat memberikan sambutan Musyawarah Nasional (Munas) VII HNSI di Great Horison Great Western Resort Serpong, Tangerang, Senin (7/5), melalui siaran pers yang diterima Media Indonesia.

Dalam acara yang bertajuk “Saatnya Nelayan Berdaulat!” tersebut, Menteri Susi meminta HNSI untuk terus memberikan dukungan terhadap kebijakan penenggelaman kapal asing pelaku illegal fishing yang selama ini telah dilakukan pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Susi berpendapat, HNSI memiliki kekuatan sendiri untuk menjaga kelautan dan perikanan sebagai organisasi yang diakui pemerintah. Terlebih Presiden telah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 44 Tahun 2016 yang mengatur sektor perikanan tangkap tertutup untuk asing dan sepenuhnya dapat dimanfaatkan nelayan lokal.

“Presiden sudah mengeluarkan Perpres untuk melindungi nelayan, di mana kapal yang boleh menangkap ikan harus kapal Indonesia dan nelayannya juga nelayan Indonesia. Hal ini agar nelayan Indonesia dapat berdaulat,” tutur Menteri Susi.

Susi tidak ingin jika kapal asing diizinkan lagi beroperasi di wilayah perairan Indonesia. Oleh karena itu, ia ingin agar stakeholder kelautan dan perikanan Indonesia memberikan dukungan penuh dan apresiasi atas upaya yang dilakukan.

“HNSI diharapkan dapat menjadi organisasi yang melindungi laut Indonesia dari asing. Harus mengadakan perubahan dan pembaruan dengan membuat rencana, strategi jangka panjang, melakukan perubahan-perubahan maju ke depan,” tegasnya. (RO/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya