Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
KETIKA seseorang pertama kali didiagnosa kanker payudara, banyak hal yang mungkin membingungkan mereka dan perlu mereka ketahui melalui panduan. Hal itu lah yang melatarbelakangi penulisan buku Power Pink Diary, yang diluncurkan Yayasan Love Pink, Rabu (8/5).
"Menjadi pasien kanker payudara bukan hal mudah. Ada perasaan takut dan bingung menjadi satu. Minimnya informasi tentang kanker payudara mendorong saya untuk membagikan pengalaman dalam buku ini, sebagai panduan bagi pasien kanker payudara," ujar penulis buku tersebut Samantha Barbara di kantor Love Pink center, Jakarta, pada Rabu (8/5).
Banyak hal yang dinilai perlu diketahui mereka yang baru saja mengetahui dirinya menderita kanker payudara. Misalnya, tahap pengobatan yang harus dilakukan, pertanyaan yang harus diajukan pada dokter, serta cara mengomunikasikan dengan keluarga mengenai kanker payudara.
Samantha yang sekaligus juga pendiri Yayasan Love Pink mengatakan, berbagai informasi seputar kanker bagi masyarakat itu sekaligus untuk menyuarakan kampanye sadar kanker payudara.
Dalam buku itu, ada berbagai kisah inspiratif dari Samantha serta penyintas kanker payudara lainnya. Di antaranya tentang pengalaman fase pengobatan, proses penerimaan, serta tantangan yang dihadapi oleh mereka.
Samantha menuturkan di dalam buku tersebut juga ada pandangan dari kaum muda dan para pria mengenai pentingnya melakukan deteksi dini melalui pemeriksaan payudara sendiri (sadari) dan pemeriksaan payudara secara klinis (sadanis) secara rutin. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved