Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Blue Print Pendidikan Ada Tapi Belum Optimal

Thomas Harming Suwarta
01/5/2018 23:48
Blue Print Pendidikan Ada Tapi Belum Optimal
(Ist)

KOMISI X DPR RI menyebut pemerintah sebenarnya memiliki blue print pendidikan nasional. Hanya saja dalam pelaksanaannya, kebijakan yang sudah disusun belum cukup maksimal dikerjakan.

"Kalau peta jalan pendidikan kita tentu saja sudah ada, hanya yang jadi catatan kami selama ini adalah item-item kebijakan yang sudah dibuat belum maksimal, baik dalam implementasi maupun konsep yang dibangun di dalamnya," kata Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansah di Jakarta, Senin (1/5).

Menurut dia, beberapa catatan yang menuntut kinerja serius dalam dunia pendidikan. Salah satunya, bagaimana sekolah yang menjadi garda terdepan dunia pendidikan harus benar-benar menjadi lembaga yang memiliki citra sebagai benar-benar lembaga pendidikan.

"Jangan sampai muncul kesan dan ini sudah mulai ada apakah sekolah memang benar menjadi tempat pendidikan sementara tiap hari banyak sekali cerita-cerita tidak sedap yang datang dari sekolah-sekolah kita," kata politikus Golkar tersebut sambil menyebut banyaknya aksi kekerasan dan praktek-praktek kotor lain yang terjadi di sekolah.

Menurut dia, mengembalikan marwah sekolah adalah pekerjaan yang harus serius ditangani pemrintah. "Jangan sampai di masyarakat akan ada kesan, apa iya untuk mendapatkan pendidikan harus ke sekolah? Ini jadi tugas bersama yang tidak kalah urgent," jelas dia.

Dalam konteks itu menurut Ferdiansah, pembenahan pendidikan nasional harus dimulai dari pembenahan sekolah-sekolah di tanah air, bukan saja soal sarana dan prasarananya tetapi terutama citra sekolah sebagai benar-benar lembaga pendidikan harus dibangun.

Lebih lanjut menurut dia, dalam konteks menghadapai era revolusi industri 4.0, dunia pendidikan nasional tidak perlu ragu-ragu. (OL-5)

"Tinggal dirumuskan pada peta jalan yang sudah ada hal-hal mana yang harus dikembangkan. Misalnya bagaimana mata pelajaran sains, matematika, teknik, atau yang kita kenal dengan MIPA itu benar-benar menjadi favorit peserta didik ketimbang ilmu sosial misalnya. Karena suka tidak suka SDM di bidang sains MIPA itu akan banyak dibutuhkan oleh industri 4.0 tadi," jelasnya. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya