Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Perempuan dalam Kontestasi Politik Masih Sebatas Pemancing Suara

Putri Rosmalia Octaviyani
21/4/2018 18:24
Perempuan dalam Kontestasi Politik Masih Sebatas Pemancing Suara
(MI/ROMMY PUJIANTO)

KOMNAS Perempuan menilai, hingga detik ini, perempuan belum menempati posisi strategis dalam politik. Kalau pun ikut serta dalam pemilihan kepala daerah (pilkada), kebanyakan hanya di wakil kepala daerah. Sebagian besar pun hanya sebagai penarik suara.

"Mereka digunakan banyak yang hanya untuk mengatrol suara atau kepentingan politik partai. Dengan beberapa pertimbangan, misalnya sosok yang popule," ujar Komisioner Komnas Perempuan Masruchah, Sabtu (21/4).

Dia menegaskan, partai politik harus mau untuk mengubah kebiasaan menjual popularitas perempuan tersebut.

Pelibatan perempuan yang didasarkan pada kualitas harus mulai dilakukan dengan serius, jika ingin tujuan peningkatakan keterwakilan dan kapasitas perempuan di pemerintahan dan ruang politik tercapai. Jumlah perempuan itu setengah penduduk Indonesia. Perempuam harus ada di posisi strategis, bukan hanya sebagai pelengkap," tegas Masruchah.

Ia mengatakan, seharusnya partai lebih memikirkan unsur kemampuan dan kapabilitas seorang perempuan, jika ingin melibatkan mereka dalam pilkada atau pemilihan legislatif. Hal itu lah yang menurutnya belum terwujud hingga saat ini. Akibatnya, representasi peran perempuan dalam berbagai pengambilan keputusan strategis, masih sangat minim. Khususnya kebijakan terkait masalah perempuan.

"Di ruang-ruang politik, perempuan masih rendah peluangnya untuk berperan dalam pengambilan keputusan, meski jumlahnya sudah lebih banyak saat ini," ujar Masruchah.

Selain faktor partai politik, menurutnya, kondisi itu juga didukung sikap sebagian besar masyarakat yang memilih calon kepala daerah tidak berdasarkan kemampuan dan kapasitasnya di politik. Hanya berdasarkan popularitas.

"Bila masyarakatnya belum pandai memilih, yang seperti ini masih akan terus terjadi," tutupnya. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya