Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
VIRUS HPV yang dikenal sebagai penyebab penyakit kanker serviks, ternyata dapat juga memicu kanker di berbagai jaringan tubuh lainnya. VIrus ini juga tak hanya menular lewat hubungan seksual atau kontak langsung.
"Virus ini bisa berpindah kemana-mana. Bisa sebabkan kanker tidak hanya di mulut rahim. Bisa juga mulut dan anus," ujar dokter ahli penyakit dalam, Kristoforus Hendra Djaya, dalam diskusi Ayo Vaksin HPV, di Upnormal Coffee, Jakarta, (19/04).
Ia mengatakan, virus dapat menyebar lewat kontak, baik langsung atau tidak langsung. Umumnya perpindahan virus terjadi dalam hubungan seksual, jumlah kasusnya sekitar 85%. Namun, tidak selamanya virus hanya mengenai seseorang lewat hubungan seks. Kontak tidak langsung atau melalui media tertentu juga dapat menjadi penyebab seseorang memiliki HPV.
"Misalnya menggunakan handuk, pakaian dalam, hingga toilet bersama. Itu bisa jadi media yang membuat orang terkena virus HPV," ujar dokter Kristo.
Oleh karena itu, kata Kristo, hal ini sangat penting disadari dan diwaspadai. Untuk mencegah itu semua, selain vaksin dan pemeriksaan rutin yang sangat disarankan untuk dilakukan, gaya hidup yang baik juga sangat menentukan. Tidak disarankan untuk menggunakan barang seperti handuk atau pakaian dalam sembarangan.
"Virus HPV ini karena kalau sudah masuk ke tubuh, dia akan selamanya hidup. Dia tidak mati kalau kena sabun meski dicuci sebersih apapun. Dia hanya mati dengan klorin atau yang biasa ada di cairan pemutih pakaian. Kan tidak mungkin orang cuci tangan, cuci vagina, atau sikat gigi dengan klorin," ujar dokter Kristo.
Dikatakan Kristo, HPV merupakan virus yang sangat umum dijumpai. Terdiri atas 130 tipe yang dampaknya bermacam-macam. Mulai dari jinak sebabkan kutil hingga sangat ganas yang sebabkan kanker," ujar dokter Kristo. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved