Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menggelar Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RTM) terkait dengan persiapan perluasan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 2018.
Menko PMK Puan Maharani mengatakan, saat ini pemerintah sedang mematangkan persiapan perluasan penyaluran BPNT. Namun sebelum itu, pemerintah harus memastikan bahwa pelaksanaan penyaluran BPNT tahun 2017 kepada 1,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) berjalan dengan baik dan perencanaan untuk penyaluran 2018 dilakukan secara cermat.
“Adapun RTM pada hari ini untuk memastikan perluasan BPNT 2018 yang diawali kesiapan perluasan BPNT Tahap 1 bulan April 2018 yang akan ditransfer ke rekening KPM tanggal 25 April 2018, serta difokuskan pada penetapan perluasan BPNT Tahap 2 yang masih dikaji.” terang Puan.
Menurutnya, perluasan BPNT Tahap 1 akan menambah sebanyak 2 juta KPM di 24 kabupaten/kota. Jadi total penyaluran BPNT setelah adanya perluasan penyaluran tahap 1 sebanyak 3,2 juta KPM di 68 Kabupaten/Kota. Sementara itu, rencana penambahan 2,2 juta KPM di 34 kabupaten pada Tahap 2 masih dalam tahap pengkajian.
"Karena ada isu yang belum selesai seperti kesiapan e-Warong,” tambahnya.
Sedangkan bagi daerah yang belum termasuk perluasan BPNT akan tetap mendapatkan Bansos Rastra seperti biasa. Jumlah keseluruhan penerima Bansos Pangan (Bansos Rastra dan BPNT) adalah 15,5 juta KPM.
Rapat yang dilaksanakan di Ruang Rapat Menko Lantai 1 dihadiri oleh Menteri Sosial Idrus Marhan, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Sekretaris Eksekutif TNP2K Bambang Widyanto, perwakilan Kemenko Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian BUMN, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Perum Bulog, serta seluruh bank anggota Himbara. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved