Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Indonesia siap mengeliminasi kasus penyakit tuberkulosis atau Tb melalui strategi yang sudah dipersiapkan. Yakni, dengan menemukan semua kasus TB dan mengobatinya sampai sembuh serta melaporkan kasus itu dalam surveilans program.
"Untuk mencegah penularan Tb, dilakukan dengan pengendalian faktor risiko baik lingkungan dan rumah sehat, perilaku, dan upaya lain yang dilakukan secara terpadu bersama lintas sektoral dan masyarakat," kata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani saat menjadi panelis dalam diskusi panel konferensi internasional untuk penyelesaian masalah Tb di Moskow, Rusia, kemarin.
Selain itu, ujarnya, dilakukan penguatan jejaring layanan melalui pendekatan di kabupaten yang berbasis kolaborasi dengan melibatkan semua layanan, pemerintah maupun swasta. Ada pula kewajiban melaporkan kasus yang diobati sehingga bisa tercatat.
"Penguatan regulasi diperlukan selain untuk meningkatkan sinkronisasi dan efektivitas program, untuk meningkatkan anggaran program yang selama ini masih banyak bergantung pada dana donor," kata dia dalam siaran tertulis.
Puan menyatakan peta jalan eliminasi sudah dibuat sesuai dengan target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan Strategi Ending Tb, yaitu melakukan eliminasi Tb pada 2030.
Ia juga menegaskan Indonesia bangga dan berkomitmen penuh untuk memperkuat kemandirian dan keberlanjutan dalam mengeliminasi Tb. Hal yang dilakukan, pertama, penerapan strategi keluar bantuan eksternal untuk pengendalian Tb.
Kedua, ujar Menko PMK, melaksanakan skema jaminan kesehatan nasional dan perlindungan sosial. Ketiga, melakukan pendekatan kesehatan keluarga dan masyarakat. Keempat, membangun strategi gabungan publik-swasta berbasis kabupaten.
Kelima, mempraktikkan penemuan dan kemitraan aktif. Keenam, melibatkan kebijakan inovatif dalam pengendalian Tb. "Ini enam kunci untuk memperbaiki akses dan jangkauan kasus Tb yang sesemula belum terjangkau," ucapnya.
Kunjungan ke rumah
Terkait dengan peningkatan penemuan kasus Tb, Menko PMK mengatakan, untuk pencegahan dan promosi eliminasi Tb, Indonesia telah menerapkan Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga. Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan ke rumah untuk pemindaian dan menemukan kasus Tb.
Di samping itu, melihat faktor risiko dan perilaku keluarga dalam penularan Tb. Hal yang tidak kalah penting ialah melakukan edukasi serta pemantauan kepatuhan minum obat bagi pasien Tb.
Untuk pengendalian faktor risiko Tb dan kesehatan, ujarnya, Indonesia telah menjalankan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. "Indonesia memiliki komitmen kuat untuk mencapai penghapusan Tb pada 2030 sebagai bagian dari Agenda Pembangunan Nasional," tegas Puan.
Menko PMK menghadiri konferensi itu didampingi Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek. Menkes juga menegaskan pentingnya kolaborasi multisektor yang terdiri dari pemerintah pusat dan daerah, pebisnis, masyarakat sipil, serta berbagai pemangku kepentingan lain guna bekerja sama mengakhiri Tb dan menjadikan Tb urusan bersama. (H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved