Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengangkat Muhammad Sirajuddin Syamsuddin atau Din Syamsuddin sebagai utusan khusus presiden di bidang dialog dan kerja sama antaragama serta peradaban.
Pengangkatan itu disampaikan presiden seusai keduanya bertemu, didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Istana Merdeka, Jakarta.
“Hari ini saya telah mengangkat Prof Dr KH Muhammad Sirajuddin Syamsuddin sebagai utusan khusus presiden untuk dialog dan kerja sama antaragama dan peradaban,” kata presiden dalam konferensi pers di Istana Merdeka, kemarin. Din Syamsuddin turut hadir.
Presiden Jokowi menugasi mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu untuk mengembangkan dialog sekaligus kerja sama antaragama di dalam maupun luar negeri. Jokowi mengatakan, alasan dia menunjuk Din ialah pengalamannya. Ia juga dipandang memiliki fondasi kuat mengelola kerukunan agama.
Jokowi melanjutkan, Din ditunjuk setelah pembahasan selama dua pekan. Pada awalnya, Din ragu. Belakangan, Din menyetujui tugas itu.
Presiden optimistis Din mampu mempromosikan kepada dunia internasional tentang kerukunan antarumat beragama di Indonesia yang berdasarkan Pancasila. “Beliau ini sudah menjalankan. Tidak mencari-cari lagi, sudah ada fondasi yang kuat seperti Ketua Konferensi Asia dan dunia untuk perdamaian dan agama. Sudah jelas dan konkret,” tutur Presiden.
Selain itu, Din memiliki tugas untuk berperan aktif mewakili Indonesia membantu penyelesaian masalah kemanusiaan yang terjadi di sejumlah negara. Hal itu dilakukan guna mewujudkan perdamaian dunia.
Pada kesempatan itu, Din mengakui sempat menyarankan kepada presiden untuk mencari orang lain. Namun, ia akhirnya menerima itu karena merasa situasi dunia belakangan dipenuhi ketidakpastian, ketegangan, bahkan konflik antarumat beragama. (Pol/H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved